Kunjungan Desember Air Terjun Simbilulu

Air Terjun Simbilulu adalah panorama alam sentuhan artistik alami yg wajib anda kunjungi. Bulan Desember dgn temperatur dinginnya akan menyempurnakan kebutuhan liburan anda. Ribuan pohon yg terhampar disekeliling air terjun setinggi 50 meter itu akan menghantarkan anda pada kesempurnaan alam bebas. Hanya ratusan meter dari perkampungan Warga Pronggil Julu Kec. Tinada Kab. Pakpak Bharat SUMUT. Njuah njuah sapaan hangat Warga Pakpak pun akan meyakinkan anda bahwa Takkan pernah puas sekali berkunjung.

Iklan

PERTAMA DI INDONESIA SERTIFIKAT ISO 9001:2008 SECARA TERINTEGRASI KEPADA PEMKAB PAKPAK BHARAT DARI KEMENTERIAN PAN & RB

PERTAMA DI INDONESIA
SERTIFIKAT ISO 9001:2008 SECARA TERINTEGRASI KEPADA PEMKAB PAKPAK BHARAT DARII KEMENTERIAN PAN & RB

Peristiwa monumental dalam sejarah Reformasi Birokrasi di Indonesia, di mana Kabupaten Pakpak Bharat menjadi yang pertama dalam meraih sertifikat ISO 9001:2008 secara terintegrasi. Sebagai penghargaan atas gebrakan yang membanggakan tersebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN & RB) melalui Wakil Menteri, Prof. Dr.rer.publ. Eko Prasojo, SIP, Mag.rer.publ. menyerahkan secara langsung sertifikat tersebut kepada para pimpinan SKPD dan Unit Kerja lingkup Pemkab Pakpak Bharat tersebut di Gedung KemenPAN dan RB, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu sore (30/10).

“Ini merupakan suatu rekor tersendiri untuk skala nasional. Sejauh ini, perolehan sertifikasi ISO biasanya bersifat parsial, satu atau dua unit saja. Bukan seperti Pakpak Bharat yang melakukan secara terintegrasi yang melibatkan seluruh SKPD di dalamnya. Capaian ini sangat membanggakan, tidak saja bagi dalam skala regional, tetapi juga bagi bangsa Indonesia, yang tengah berupaya bangkit dari buruknya pelayanan terhadap masyarakat”, tutur Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu, MBA dengan wajah berseri-seri saat diwawancarai di lobby gedung Kementerian sebelum dimulainya seremonial penyerahan.

“Saya juga meminta secara khusus agar sertifikat ini diberikan secara langsung kepada para pimpinan SKPD dan Unit Kerja, sebagai penghargaan atas kerja keras mereka selama ini. Selain sebagai bentuk apresiasi, penyerahan ini bermakna sebagai amanah yang harus diemban, agar bisa mempertahankan kualitas pelayanan publiknya”, sambung Bupati yang sangat ramah ini.

Adapun peraih sertifikat dalam tahap pertama ini adalah SKPD/Unit Kerja frontline yaitu Dinas Pendidikan yang diterima oleh Ka. Disdik, Jalan Berutu, S.Pd, MM, Dinas Kesehatan, yang diterima oleh Ka. Dinkes, dr. Thomas, Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, yang diterima oleh Ka. Dippekade, Benar Baik Sembiring, SE, M.Si, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, yang diterima oleh Ka. Disdukcatpil, Drs. Parulian Sinaga, Kantor Pelayanan Perijinan Satu Pintu dan Penanaman Modal, yang diterima oleh Ka. KP2SPPM, Drs. Losmar Berutu, MM, RSUD Salak, yang diterima oleh Direktur RSUD, dr. Pintar Manihuruk, Kantor Camat Salak, yang diterima oleh Camat Salak, Ishak Simon Maibang, S.Sos, Puskesmas Siempat Rube, yang diteriam oleh Ka. Puskesmas, dr. Meilan Christina Manurung, dan SMP N 1 Salak, yang diterima oleh Ka. SMP, Surani Padang, S.Pd. MM.

“Kesembilan SKPD dan Unit Kerja itu  semuanya berada di barisan terdepan dalam pelayanan,” terang Bupati lebih lanjut. Dijelaskan lagi bahwa beliau sudah ancang-ancang untuk menerapkan hal yang sama kepada seluruh SKPD dan Unit Kerja lainnya. Ke depan, seluruh institusi lingkup Pemkab Pakpak Bharat harus mereplikasi penerapan standar manajemen mutu ISO 9001 : 2008.

Wamen PAN & RB, Prof. Dr.rer.publ. Eko Prasojo, SIP, Mag.rer.publ. menyampaikan bahwa keberhasilan daerah ini perlu digaungkan ke tingkat nasional agar menjadi percontohan daerah lain. “Pakpak Bharat saja bisa, kenapa daerah lain tidak bisa”, sebut beliau. Wamen menambahkan prestasi yang telah diraih ini harus bisa dipertahankan. “Untuk mendapatkan sertifikat ISO 9001 : 2008 bagi 9 SKPD secara terintegrasi tentu bukan perkara mudah. Namun yang lebih sulit adalah mempertahankannya. Karena itu saya ingin agar pimpinan dan seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat selalu menjaga kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat”, pintanya kepada Bupati.

Asisten Pemerintahan, Sahat Banurea, S.Sos, M.Si yang terus-menerus mengawal proses ini, saat dikonfirmasi disela-sela acara menyatakan bahwa Kabupaten Pakpak Bharat merupakan salah satu kabupaten di Sumatera Utara yang ditetapkan sebagai pilot project reformasi birokrasi pemda, bersama 97 pemda lain. Tahun lalu, kabupaten ini juga meraih penghargaan Citra Bhakti Abdi Negara (CBAN) dari Menteri PANRB. “Pengakuan tersebut diharapkan bisa menjadi cambuk bagi birokrasi ini untuk lebih cepat melaksanakan reformasi birokrasi, dan pada gilirannya bisa menjadi percontohan bagi daerah di sekitarnya”, sebut Asisten lebih lanjut, yang juga didampingi oleh Presiden Direktur TUV-NORD, Robert Napitupulu, yaitu lembaga yang mengeluarkan sertifikat ISO ini.

Presiden Direktur PT. Qims Intrasindo Medan, Ahmad Tirmizi Hutasuhut, yang menjadi konsultan Pemkab Pakpak Bharat dalam proses ini juga menyatakan kebanggaannya atas perolehan tersebut. “Sikap dan kerjasama yang sangat mendukung untuk tercapainya ini semua ditambah dengan kepedulian dan niat baik dari semua pihak adalah kunci keberhasilan SKPD dan Unit Kerja dalam meraih sertifikat ini”, ujarnya.

Selamat kepada Kabupaten Pakpak Bharat. Semoga ini menginspirasi dan menjadi motivasi bagi daerah-daerah lain untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin prima.

Jandri Manik

MASYARAKAT PUAS, 75 % PUTRA DAERAH DITERIMA PADA PENERIMAAN CPNS PAKPAK BHARAT TAHUN 2009

Pakpak Bharat, GETA_PAKPAK.COM
Masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat pada penerimaan CNPNS Formasi Tahun 2009 merasa cukup puas, pasalnya pada penerimaan CNPS yang diumumkan pada 07/12 lalu 75 % dari keseluruhan peserta yang lulus adalah putra-putri daerah Pakpak Bharat yang lulus di berbagai formasi jurusan yang ditawarkan. Friska Berutu Salah seorang warga Binangaboang kepada wartawan (08/12) mengatakan bahwa masyarakat Pakpak Bharat cukup puas dan menyambut baik kepemimpinan Pemerintahan daerah Pakpak Bharat saat ini yang dinilai cukup berhasil dalam melakukan upaya pemberdayaan putra daerah menjadi ‘tuan ditanah sendiri’.
“Kami sangat puas dengan hasil pengumuan yang diumumkan oleh pihak Pemkab Pakpak Bharat kemarin di BKD Pakpak Bharat dan setelah kami melakukan penghitungan sementara dapat kami peroleh data bahwa sekitar 70 hingga 80 % yang lulus tersebut adalah putra-putri daerah kami dan ini adalah sebuah prestasi yang sangat baik bagi Kabupaten Pakpak Bharat” ungkapnya menerangkan. Angka 75 % yang diungkapkan Ibu Friska diambils esuai data yang diumumkan oleh pemkab Pakpak Bharat berdasarkan daftar nama yang bermarga Pakpak dan daftar nama putra daerah Pakpak Bharat yang nonPakpak namun merupakan putra Pakpak Bharat.
Dilain pihak E. Boangmanalu kepada wartawan juga mengatakan bahwa angka 75 % putra daerah yang lulus tersebut merupakan salah satu wujud dari otonomi daerah yang sudah semakin berpihak kepada putra-putri daerah, dimana secara mendasar tujuan dari otonomi daerah dan pemekaran daerah itu sendiri ditujukan untuk membangun daerah dan masyarakat daerah yang selama ini cenderung terpinggirkan. Diharapkan pada hari-hari mendatang putra-putri daerah Pakpak Bharat akan dapat semakin meningkatkan kemampuan dan kerja kerasnya dalam upaya menjadi ‘tuan di tanah sendiri’ seperti yang sering terdengar dalam gerakan otonomi daerah.
Sesuai dengan pengumuman yang dikeluarkan oleh Pemkab Pakpak Bharat nomor:800/5076/KKD/XII/2009 dan surat keutusan Bupati Pakpak Bharat Nomor 0916 Tahun 2009 tanggal 07 Desember tahun 2009 tentang penetapan kelulusan hasil seleksi ujian CPNS daerah Kabupaten Pakpak Bharat, pada surat tersebut diharapkan kepada para CPNS yang lulus untuk segera memenuhi seluruh kelengkapan berkas yang telah disampaikan sebelumnya untuk diserahkan kepada Bupati Pakpak Bharat melalui KKD Kabupaten Pakpak Bharat mulai tanggal 08 s/d 21 Desember 2009. @