PERTAMA DI INDONESIA SERTIFIKAT ISO 9001:2008 SECARA TERINTEGRASI KEPADA PEMKAB PAKPAK BHARAT DARI KEMENTERIAN PAN & RB

PERTAMA DI INDONESIA
SERTIFIKAT ISO 9001:2008 SECARA TERINTEGRASI KEPADA PEMKAB PAKPAK BHARAT DARII KEMENTERIAN PAN & RB

Peristiwa monumental dalam sejarah Reformasi Birokrasi di Indonesia, di mana Kabupaten Pakpak Bharat menjadi yang pertama dalam meraih sertifikat ISO 9001:2008 secara terintegrasi. Sebagai penghargaan atas gebrakan yang membanggakan tersebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN & RB) melalui Wakil Menteri, Prof. Dr.rer.publ. Eko Prasojo, SIP, Mag.rer.publ. menyerahkan secara langsung sertifikat tersebut kepada para pimpinan SKPD dan Unit Kerja lingkup Pemkab Pakpak Bharat tersebut di Gedung KemenPAN dan RB, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu sore (30/10).

“Ini merupakan suatu rekor tersendiri untuk skala nasional. Sejauh ini, perolehan sertifikasi ISO biasanya bersifat parsial, satu atau dua unit saja. Bukan seperti Pakpak Bharat yang melakukan secara terintegrasi yang melibatkan seluruh SKPD di dalamnya. Capaian ini sangat membanggakan, tidak saja bagi dalam skala regional, tetapi juga bagi bangsa Indonesia, yang tengah berupaya bangkit dari buruknya pelayanan terhadap masyarakat”, tutur Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu, MBA dengan wajah berseri-seri saat diwawancarai di lobby gedung Kementerian sebelum dimulainya seremonial penyerahan.

“Saya juga meminta secara khusus agar sertifikat ini diberikan secara langsung kepada para pimpinan SKPD dan Unit Kerja, sebagai penghargaan atas kerja keras mereka selama ini. Selain sebagai bentuk apresiasi, penyerahan ini bermakna sebagai amanah yang harus diemban, agar bisa mempertahankan kualitas pelayanan publiknya”, sambung Bupati yang sangat ramah ini.

Adapun peraih sertifikat dalam tahap pertama ini adalah SKPD/Unit Kerja frontline yaitu Dinas Pendidikan yang diterima oleh Ka. Disdik, Jalan Berutu, S.Pd, MM, Dinas Kesehatan, yang diterima oleh Ka. Dinkes, dr. Thomas, Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, yang diterima oleh Ka. Dippekade, Benar Baik Sembiring, SE, M.Si, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, yang diterima oleh Ka. Disdukcatpil, Drs. Parulian Sinaga, Kantor Pelayanan Perijinan Satu Pintu dan Penanaman Modal, yang diterima oleh Ka. KP2SPPM, Drs. Losmar Berutu, MM, RSUD Salak, yang diterima oleh Direktur RSUD, dr. Pintar Manihuruk, Kantor Camat Salak, yang diterima oleh Camat Salak, Ishak Simon Maibang, S.Sos, Puskesmas Siempat Rube, yang diteriam oleh Ka. Puskesmas, dr. Meilan Christina Manurung, dan SMP N 1 Salak, yang diterima oleh Ka. SMP, Surani Padang, S.Pd. MM.

“Kesembilan SKPD dan Unit Kerja itu  semuanya berada di barisan terdepan dalam pelayanan,” terang Bupati lebih lanjut. Dijelaskan lagi bahwa beliau sudah ancang-ancang untuk menerapkan hal yang sama kepada seluruh SKPD dan Unit Kerja lainnya. Ke depan, seluruh institusi lingkup Pemkab Pakpak Bharat harus mereplikasi penerapan standar manajemen mutu ISO 9001 : 2008.

Wamen PAN & RB, Prof. Dr.rer.publ. Eko Prasojo, SIP, Mag.rer.publ. menyampaikan bahwa keberhasilan daerah ini perlu digaungkan ke tingkat nasional agar menjadi percontohan daerah lain. “Pakpak Bharat saja bisa, kenapa daerah lain tidak bisa”, sebut beliau. Wamen menambahkan prestasi yang telah diraih ini harus bisa dipertahankan. “Untuk mendapatkan sertifikat ISO 9001 : 2008 bagi 9 SKPD secara terintegrasi tentu bukan perkara mudah. Namun yang lebih sulit adalah mempertahankannya. Karena itu saya ingin agar pimpinan dan seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat selalu menjaga kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat”, pintanya kepada Bupati.

Asisten Pemerintahan, Sahat Banurea, S.Sos, M.Si yang terus-menerus mengawal proses ini, saat dikonfirmasi disela-sela acara menyatakan bahwa Kabupaten Pakpak Bharat merupakan salah satu kabupaten di Sumatera Utara yang ditetapkan sebagai pilot project reformasi birokrasi pemda, bersama 97 pemda lain. Tahun lalu, kabupaten ini juga meraih penghargaan Citra Bhakti Abdi Negara (CBAN) dari Menteri PANRB. “Pengakuan tersebut diharapkan bisa menjadi cambuk bagi birokrasi ini untuk lebih cepat melaksanakan reformasi birokrasi, dan pada gilirannya bisa menjadi percontohan bagi daerah di sekitarnya”, sebut Asisten lebih lanjut, yang juga didampingi oleh Presiden Direktur TUV-NORD, Robert Napitupulu, yaitu lembaga yang mengeluarkan sertifikat ISO ini.

Presiden Direktur PT. Qims Intrasindo Medan, Ahmad Tirmizi Hutasuhut, yang menjadi konsultan Pemkab Pakpak Bharat dalam proses ini juga menyatakan kebanggaannya atas perolehan tersebut. “Sikap dan kerjasama yang sangat mendukung untuk tercapainya ini semua ditambah dengan kepedulian dan niat baik dari semua pihak adalah kunci keberhasilan SKPD dan Unit Kerja dalam meraih sertifikat ini”, ujarnya.

Selamat kepada Kabupaten Pakpak Bharat. Semoga ini menginspirasi dan menjadi motivasi bagi daerah-daerah lain untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin prima.

Jandri Manik

One thought on “PERTAMA DI INDONESIA SERTIFIKAT ISO 9001:2008 SECARA TERINTEGRASI KEPADA PEMKAB PAKPAK BHARAT DARI KEMENTERIAN PAN & RB

  1. 4 KASUS KORUPSI BESAR DI PEMKAB PAKPAK BHARAT
    Jumat, 6 November 2015 | 17:09

    Analisadaily (Pakpak Bharat)-Ada 4 kasus dugaan korupsi kategori besar sedang diusut Polres Pakpak Bharat. Hal itu disampaikan Kapolres AKBP Jansen Sitohang saat menerima kunjungan reses anggota Komisi III DPR fraksi PDI Perjuangan, DR Junimart Girsang di Salak, Jumat (6/11).

    Kasus dimaksud adalah pengadaan solar cell atau lampu penerangan umum listrik tenaga surya berbiaya Rp 5.638.993.000 tahun anggaran 2012 dikerjakan CV MC, rehabilitasi sarana air bersih tahun 2014 Rp 933.217.000 ditangani secara swakelola, pembelian mobil pemadam kebakaran berbiaya Rp 2,7 milliar tahun 2014 dilaksanakan PT ASA dimana ketiganya sudah masuk tahap penyidikan. Sementara kasus pengadaan alat kesehatan di RSU Salak tahun 2011 berbiaya Rp 4.706.300.170 dikerjakan CV MSM masih tahap penyelidikan.

    Jansen Sitohang mengatakan, surat pemberitahuan penyidikan (SPDP) sudah dikirim ke jaksa. Pihaknya kini menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Sebab, dalam penanganan, dirasakan ada ganjalan. Yakni, ketika penyidik meminta BPKP melakukan audit, justru Inspektorat melayangkan surat ke BPKP menerangkan bahwa kegiatan telah dilaksanakan secara baik dan tidak ada kerugian negara. Inspektorat meminta terlebih dahulu pembuktian polisi sebelum BPKP menghitung kerugian.

    Langkah Inspektorat, menurut Sitohang, agak lain. Sebab, penyidik sudah memiliki banyak dokumen proyek dan sudah punya alat bukti perbuatan melawan hukum. Karenanya, perwira menengah ini memilih menemui langsung Kepala BPKP Sumut di Jalan Gatot Subroto Medan guna menerangkan duduk persoalan. Hasilnya, Senin pekan depan akan bertemu.

    Junimart mengapresiasi komitmen Sitohang dan tim dalam rangka penyelamatan keuangan negara. Untuk kasus korupsi, tidak ada main-main, Jangan ada tawar-menawar. Penegakan hukum tidak boleh pandang bulu. Hanya saja, penanganan jangan sampai mengganggu proses pilkada dimana daerah ini sedang menggelar tahapan pemilihan calon bupati/wakil bupati. Pihaknya akan mendukung termasuk melalui diskusi dengan Kapolda Sumut Irjen Pol Ngadino.

    Kalau SPDP sudah dikirim, sudah pasti lanjut ke persidangan, ujar Junimart. Dia berpendapat, sikap Inspektorat menyatakan proyek tanpa kerugian negara adalah terlalu maju. Ada apa ini, Inspekorat melayangkan surat ke BPKP? Atasan Inspektorat kan, Bupati. Dan kalaupun ada hasil pemeriksaan, sifatnya bukan sebuah keputusan serta tidak boleh keluar. Semua disampaikan ke atasannya yakni Bupati.

    “Kalau perlu, dipanggil saja Inspektoratnya,” tandas legislator berlatar belakang pengacara ini.

    (ssr/jpp)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s