ACARA MENERBEB DAN MAKAN SIANG BERSAMA SERTA BERBUKA BERSAMA WAGUBSU DENGAN MASYARAKAT DALAM RANGKA HARI JADI KE-10 KABUPATEN PAKPAK BHARAT

07 makan

PERINGATI HARI JADI DENGAN SALING BERBAGI

Ada yang spesial dalam penyelenggaraan peringatan Hari Jadi Ke-10 Kabupaten ini, yaitu dilaksanakan suatu acara dengan mengundang masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat khususnya para orang tua untuk mengikuti acara makan siang bersama yang diselenggarakan di Lapangan Parkir Utama Pemkab Pakpak Bharat, Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka Salak, Minggu (28/07) yang telah disulap menjadi ruangan raksasa berukuran 20 kali 20 meter persegi, sehingga diperkirakan muat untuk menampung lebih dari 500 orang di dalamnya. Acara ini sendiri diselenggarakan langsung sesudah pelaksanaan Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kabupaten Pakpak Bharat di Gedung DPRD

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada umat yang sedang berpuasa serta penyampaian permohonan maaf yang sebesar-besarnya, Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu, MBA, juga menyatakan bahwa untuk umat muslim juga telah disiapkan acara buka puasa bersama pada saat sore menjelang magrib dengan tujuan yang sama yaitu para orang tua se-Kabupaten Pakpak Bharat.

“Di usia yang satu dasawarsa ini, saya bersama seluruh jajaran Pemkab Pakpak Bharat ingin menunjukkan bakti kepada seluruh orang tua kami menurut adat istiadat Pakpak, sehingga penghargaan yang kami lakukan tidak hanya dalam karya nyata pembangunan dan pemerintahan, tetapi juga secara adat dan budaya sebagai bukti kita masih menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut”, ungkap Bupati saat dikonfirmasi disela-sela acara.

Tanpa segan-segan Bupati bersama seluruh pejabat teras dan jajaran Pemkab Pakpak Bharat memposisikan diri mereka sebagai prkebbas 11 makan(pelayan; red) yang ditandai dengan meletakkan sehelai sarung di pundak serta sibuk mondar-mandir menyiapkan beberapa jenis makanan penghormatan kepada orang tua, atau yang lebih dikenal dengan prosesi adat menerbeb (memberi makan).

Rangkaian prosesi adat diawali dengan penyerahan 10 ekor ikan serbeb (ikan simalum-malum) yang merupakan simbolisasi peringatan Hari Jadi yang ke-10. Ikan tersebut masing-masing dibagikan secara langsung oleh Bupati kepada tokoh pemekaran, Sekda menyerahkan kepada Ketua DPRD, dan 8 ekor diserahkan oleh para pimpinan SKPD kepada utusan dari masing-masing kecamatan. Selanjutnya adalah penyerahan kepala kerbau (sendihi) dari Pemkab selaku anak beru, kepada pihak kula-kula yang dalam hal ini yaitu tokoh pemekaran dan tokoh masyarakat.

Suasana yang timbul dalam acara adat ini ternyata juga mampu menghilangkan batas dan kekakuan yang mungkin tersirat selama ini, sehingga jelas sekali terlihat suasana keakraban penuh canda dan tawa. Hal itu terungkap juga dari pernyataan salah satu tokoh masyarakat Desa Silimakuta Kecamatan Tinada, Birong Sinamo yang melihat bahwa acara ini tidak sebatas untuk mengisi perut sekaligus melestarikan budaya, tetapi juga mampu menghilangkan kesenjangan antara masyarakat dengan aparatur pemerintahan, termasuk Bupati, Wakil Bupati dan Sekda. “Rasa bangga dan salut saya ungkapkan kepada bapak Bupati yang menyelenggarakan acara istimewa seperti ini, yang mampu mengeratkan keakraban dan kebersamaan seluruh masyarakat dan berpotensi untuk melakukan percepatan pencapaian kesejahteraan masyarakat”, tutur beliau.

…..(Jandri Manik)….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s