BUPATI REMIGO BERUTU NAKHODA KAPAL PEMBANGUNAN MODERN

Remigo Berutu

Remigo Berutu

BUPATI REMIGO BERUTU NAKHODA KAPAL PEMBANGUNAN MODERN
Pakpak Bharat
Remigo Yolando Berutu, MBA barangkali sering merasakan gerah terhadap kritikan-kritikan pedas dari kalangan masyarakatnya sendiri. Tetapi beliau dibilang sukses dalam membangun dan mengangkat harkat dan martabat masyarakatnya. “Belakangan sudah sangat jarang orang Pakpak yang malu bermarga dan mengaku suku Pakpak” tutur Pak Tumangger salah seorang warga Pakpak yang mengaku merantau sejak Ayahnya di Batubara, Kamis, 22/11/2012. Menurutnya kepercayaan diri tersebut merupakan wujud dari tingginya pertumbuhan daya peningkatan harkat dan martabat masyarakat Pakpak di kampong halaman yang mengkristal hingga ke perantauan melalui sejumlah media.
Dalam dua tahun terakhir Bupati Remigo bekerja keras melawan kemiskinan dan keterbatasan masyarakat Pakpak Bharat. “Tidak boleh hanya mengharapkan anggaran APBD, saya harus bekerja keras membangun Pakpak Bharat dengan kerja Tim, ekspos daerah ditingkat Pusat dan Propinsi untuk terlibat dalam membangun Pakpak Bharat” ujar Remigo baru-baru ini. Dan apa yang terlihat saat ini dengan terbukanya jalan Pagindar menuju NAD, jalan tembus Delleng Simpoon dengan Humbahas, jalan tembus Siempat Rube-Sigalingging Kab. Dairi merupakan kerja keras yang tidak dapat dilakukan secara sepihak. “Ini kerja keras bersama masyarakat, dengan legislative dan warga Pakpak Bharat yang ada dirantau” akunya.
Pandangan berbeda dilontarkan warga non Pakpak/Pakpak Bharat, T. Purba kepada Geta Pakpak, menuturkan bahwa figure Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu, MBA adalah figure yang reformis, berani dan mencintai masyarakatnya. “Saya tidak melihat beliau sebagai politisi, saya justru melihat beliau seorang manajemen yang mampu memutar balikkan keterbatasan Kabupatenya dengan sukses membangun kampung halamanya sendiri” tutur Purba dalam sebuah perbincangan di Hotel Sukma, Jumat, 23/11.
Pendapat yang sama diungkapkan Putra Ginting yang juga warga non Pakpak/Pakpak Bharat. Ia menilai pengakuan terhadap sukses Remigo dalam melaksanakan kerja-kerja pembangunan jauh lebih besar dari kalangan diluar Pakpak Bharat yang memantau lewat media dan issu yang merebak di tingkat Sumatera Utara. “Remigo itu figure yang kerja dengan ketulusan karena yang saya dengan beliau itu turun dari peluang bisnisnya di Jakarta dan dalam dua tahun beliau cukup mampu membuat tenar Pakpak Bharat termasuk etnisnya khusus ditingkat Sumatera Utara” ujar Ginting. Bahakan dikatakan Ginting Studi Banding dari salah satu Kabupaten Nias menyangkut strategi pembangunan Ke Pakpak Bharat sebagaimana disampaikan sejumlah media cetak baru-baru ini adalah wujud dari pengakuan yang sama seperti yang ia sampaikan.
Dari sisi strategi dan model pembangunan yang diterapkanya, Bupati Remigo dinilai lebih memilih system pembangunan yang modern, proporsional dan system manajemen berbasis kinerja. Namun demikian ia nampaknya tidak pernah lelah untuk mengangkat nilai budaya local yang masih akan banyak menyita waktu dan pikirannya untuk membongkar sejuta kekayaan budaya yang dimiliki Etnis Pakpak pemilik ulayat Pakpak Bharat. “Beliau lebih condong menerapkan system pembangunan yang modern, baik rancang, desain maupun implementasinya” ujar Zulkarnain Berutu Pemerhati Pembangunan Pakpak Bharat. Setiap kegiatan harus terprogram, terukur dan benar-benar ternikmati. “Ini yang disebut menuju kesejahteraan atau bahasa local disebut Kininduma” tutur Berutu.
Apa yang disampaikan Zul sejalan dengan apa yang dilakukan ditingkat implementasi, segala jenis bantuan langsung berupa bibit pertanian, peralatan pertanian, beasiswa, pemberian fasilitas dan lainya yang langsung diterima masyarakat dilakukan evaluasi termasuk Kredit Nduma Pakpak Bharat. Dalam sejumlah pertemuan Bupati Remigo menuturkan bahwa hal tersebut dilakukanya guna mengefisienkan anggaran, menciptakan kegiatan tepat sasaran serta menerapkan pemberian bantuan yang benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat. “Tepat sasaran. Itu harus, bukan hanya menyalurkan, namun harus terprogram, terevaluasi dan terukur” tegas Remigo. Hal tersebut dikatakanya sejalan dengan penerapan Sistem Manajemen Standard ISO 9001:2008 di jajaran pemkab Pakpak Bharat guna, setiap person dan struktur yang ada harus berbasis kinerja dan pelayanan.
Dalam tahun ketiga kepemimpinanya ia juga melakukan pemecatan terhadap 5 PNS yang dianggap tidak mampu menjalankan tugas dan fungsinya. Keberanian tersebut langsung mendapat respon positif dan dukungan penuh dari warganya. Diharapkan kedepan para abdi Negara yang tidak mampu bekerja dengan baik akan mendapat sanksi tegas, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, pembangunan Pakpak Bharat akan semakin bertumbuh pesat. **

2 thoughts on “BUPATI REMIGO BERUTU NAKHODA KAPAL PEMBANGUNAN MODERN

  1. horas bapak bupati saya adalah putra kecamatan Dolok sanggul,kecamatan ini adalah pemekaran dari tapanuli utara,saya udah banyak saya baca artikel wacana kemajuan program program bapak bupati pak-pak barat,lanjut terus pak,saya liahat di artikel bapak media internet ada paman saya jadi tim sukses bapak,maaf namanya TAGAS PURBA asalnya dari dolok sanggul desa simangaronsang,saya ini adalah menantu mereka,saya sudah 22 tahun di kalimantan barat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s