RSUD SALAK MENUJU STANDARD ISO 9001:2008

RSUD SALAK MENUJU STANDARD ISO 9001:2008
Pakpak Bharat, GETA PAKPAK
Rumah Sakit Umum Daerah Salak dipersiapkan mendapatkan Standard ISO 9001:2008. Kwalitas Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salak terus
ditingkatkan hal tersebut dilakukan seiring dengan rencana besar
Pemkab Pakpak Bharat untuk menjadikan RSUD Salak menjadi pusat
kesehatan di sekeliling Kabupaten/kota yang terdapat di kawasan
tersebut. Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu, MBA saat
dihubungi wartawan media ini Minggu, 18/08 terkait rencana
pengembangan RSUD Salak menyampaikan bahwa pihaknya akan terus
melakukan berbagai terobosan untuk memenuhi standard pelayanan rumah
sakit yang benar-benar mampu menarik perhatian publik serta memberikan
kepercayaan dalam hal pelayanan kesehatan.
“Kami akan terus melakukan pembenahan disemua bidang pelayanan
termasuk saat ini kita mengupayakan RSUD Salak akan mendapat standard
ISO 9001:2008. Dan saya kira ini akan menjadi salah satu penentu
kepercayaan publik kepada RSUD Salak” ungkap Bupati Remigo. Ambisi
menjadikan RSUD Salak menjadi icon pelayanan kesehatan di kawasan
Selatan Propinsi Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam itu cukup
beralasan mengingat geografis dan pertumbuhan pembangunan serta grand
Desain Pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat yang digulirkannya membuka
diri kepada setiap lintas di sekeliling kawasan tersebut.
Bukan hanya itu Remigo Yolando Berutu, MBA lulusan Pasca Sarjana
Negeri Kangguru itu juga menyampaikan mimpinya menjadikan Kabupaten
Pakpak Bharat menjadi Kabupaten terpesat pembangunannya mengingat
daerah tersebut memiliki jumlah penduduk yang relatif sedikit dan
dengan luasan wilayah tersempit diantara Kabupaten se Sumatera Utara.
“Kerja keras ini ini tentunya tidak hanya dilakukan pihak pemerintah
daerah, namun faktanya saat ini masyarakat Pakpak Bharat juga sudah
merasakan pertumbuhan termasuk dalam hal pelayanan yang sudah
diberikan oleh Pemkab” terangnya. Lebih jauh disampaikan Bupati bahwa
hingga saat ini hampir setiap tahun ditingkat Kecamatan bahkan setiap
desa mendapat sentuhan pembangunan berupa pembangunan dan peningkatan
sarana prasarana jalan dan secara khusus dalam pelayanan kesehatan
hampir disetiap kecamatan sudah memiliki dokter di Puskesmas dan bidan
disetiap desa secara aktif.
Direktur RSUD Salak dr. Pintar Manihuruk di RSUD Salak saat ditemui
wartawan 18/03 mengaku RSUD Salak dalam waktu yang tidak terlalu lama
instansi yang dipimpinnya akan mendapat perkembangan signifikan. “Rsud
Salak secara internal terus melakukan pembenahan baik SDM maupun
fasilitas yang dibutuhkan. Hal ini bisa terwujud atas tingginya
perhatian pimpinan daerah Pakpak Bharat dan dukungan dari seluruh
komponen masyarakat guna pembangunan RSUD Salak ke arah yang lebih
baik” tutur dr. Pintar. Secara teknis dikatakannya bahwa saat ini
pihaknya sedang menyiapkan prioritas program KIA atau Kesehatan Ibu
dan Anak. Hal ini dilakukan sebagai dukungan akan program nasional
yang ikut dalam kesepakatan global pada MDG’s (Millennium Development
Goal’s) dimana MDG’s menargetkan pada tahun 2015 angka kematian ibu
melahirkan akan menurun dari 228 per 100.000 di tahun 2007 menjadi
102.
“Perlu diketehui, salah satu faktor tingginya angka kematian ibu
melahirkan di Indonesia adalah disebabkan karena relatif masih
rendahnya cakupan pertolongan oleh tenaga kesehatan. Kementerian
Kesehatan menetapkan target 90 persen persalinan ditolong oleh tenaga
medis pada tahun 2010. Kesiapan akan itu semua dilakukan oleh RSUD
Salak melalui penyiapan sarana dan prasarana seperti USG (Ultra Sono
Graphi), Inkubator, Ruang Rawat Inap Ibu dan Ruang Rawat Inap Anak
serta kesiapan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan serta Dokter
Spesialis Anak” terang dr. Pintar. Selain itu dikatakannya bahwa
Kabupaten Pakpak Bharat memiliki satu program jaminan kesehatan daerah
yang diberikan kepada masyarakat miskin dengan nama Njuah Karina,
selain program Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) yang berasal
dari Pemerintah Pusat.
Sementara menurut salah seorang keluarga pasien yang sempat ditemui
wartawan di RSUD Salak P. Boangmanalu mengatakan bahwa Jaminan
Kesehatan Masyarakat Miskin Njuah Karina dari Pemkab Pakpak Bharat
hingga saat ini mendapatkan pelayanan kesehatan yang cukup maksimal.
“Kami mendapat pelayanan yang baik bahkan sebahagian besar kebutuhan
berupa obat-obatan secara gratis kami dapatkan” ungkapnya. Demikian
halnya dengan program Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) yang
merupakan program Pemerintah Pusat juga memberikan pelayanan kesehatan
yang cukup maksimal. RSUD Salak dirasakan memberikan pelayanan yang
relatif sama dengan pelayanan kesehatan umum kecuali menyangkut
administrasi dan penyediaan pelayanan teknis lain yang disesuaikan
dengan aturan main dari masing-masing program itu sendiri. (Nuel/Brem)

Posted with WordPress for BlackBerry.

2 thoughts on “RSUD SALAK MENUJU STANDARD ISO 9001:2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s