PENYULINGAN NYILAM KUTA TINGGI KEMBALI TERLANTAR

PENYULINGAN NYILAM KUTA TINGGI KEMBALI TERLANTAR
GETA_PAKPAK.COM
Setelah sempat dilakukan rehap, fasilitas penyulingan nilam yang terdapat di Desa Kuta Tinggi Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat kini kembali terlantar. Menurut pantauan wartawan pada Kamis, 19/08 terlihat satu unit bangunan dan peralatan penyulingan yang berada diantara pemukiman warga Kuta Tinggi kini kembali diselimuti semak belukar karena peralatan tersebut tidak dapat digunakan warga setempat.
Warga yang sempat berbincang dengan wartawan menyebutkan alasan tidak digunakannya fasilitas tersebut karena setelah dilakukan rehab dan ujicoba kembali ternyata hasil penyulingan yang dapat diproduksi alat tersebut tetap tidak memadai. Sementara biaya operasional dan waktu yang harus digunakan oleh petani Nilam tergolong tinggi jika dibandingkan dengan hasil yang dapat diambil dari operasi fasilitas itu. Petani bermarga Bancin itu mengaku rugi jika melakukan penyulingan Nilam ditempat tersebut. Untuk itu diharapkan kepada pihak pemerintah Pakpak Bharat untuk kembali melakukan perbaikan atas peralatan tersebut. @

Beginilah kondisi fasilitas penyulingan Nilam yang terdapat di Desa Kuta Tinggi Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat yang terlantar karena fasilitas tersebut tidak mampu memproduksi minyak Nilam yang seimbang dengan biaya yang harus dikeluarkan petani. @

Beginilah kondisi fasilitas penyulingan Nilam yang terdapat di Desa Kuta Tinggi Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat yang terlantar karena fasilitas tersebut tidak mampu memproduksi minyak Nilam yang seimbang dengan biaya yang harus dikeluarkan petani. @

2 thoughts on “PENYULINGAN NYILAM KUTA TINGGI KEMBALI TERLANTAR

  1. wah sayang sekali… padahal saya dengan program cultiva dari Dewan Atsiri Indonesia sudah berjalan disana…. dikembangkan bersama PT Aroma kalo ndak salah… memang penyulingan nilam ini kadang hidup kadang mati… tidak cumam di pakpak barat saja, tapi hampir diseluruh pelosokk Indonesia.

    Saya rasa perlu ada nya dorongan dari pemda khususnya DEPTAN dan DEPERIND untuk meningkatkan kualitas dan mutu yang dihasilkna oleh petani nilam di pakpak barat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s