PEMKAB HARUS TENTUKAN KOMODITI UNGGULAN DAERAH

PEMKAB HARUS TENTUKAN KOMODITI UNGGULAN DAERAH
GETA_PAKPAK.COM
Tujuh tahun Kabupaten Pakpak Bharat dimekarkan dari Kabupaten induk Dairi hingga kini belum memiliki jenis komoditi unggulan pertanian, sehingga tidak salah jika berbicara tentang pertanian Pakpak Bharat hampir semua jenis tanaman terdapat di wilayah yang berbatasan dengan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) itu. Hal tersebut dikatakan oleh S. Boangmanalu salah seorang petani Salak yang dianggap menjadi salah seorang petani yang sejak lama sudah tekun padang bidang pertanian tanaman kopi dan jeruk itu (Selasa, 03/08).
“Fakta dilapangan dapat kita lihat petani kita rata-rata memiliki lahan dengan jenis tanaman yang beragam, mulai dari tanaman tua seperti durian, Kopi, Padi, petai, pokat, pinang dan lain sebagainya demikian juga dengan berbagai jenis tanaman muda seperti jagung, kacang-kacangan, ubi dan lain-lain namun kesemuanya itu hanya dalam skala yang kecil atau dengan kata lain untuk konsumsi lokal” katanya. Menurutnya hal itu disebabkan banyak faktor baik dari sisi kemampuan petani juga dari sisi instansi maupun Dinas Pertanian Pakpak Bharat. Masyarakat petani yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi dan SDM merupakan penyebab utama yang seharusnya dalam tujuh tahun dimekarkannya Kabupaten Pakpak Bharat sudah mengalami perubahan, namun faktanya tidak. “Tidak banyak yang berubah dengan apa yang kita lihat dari sepuluh tahun yang lalu” ungkapnya.
Demikian halnya dengan pihak Pemerintah Pakpak Bharat, menurutnya selain keterbatasan sumber daya, niatan dari instansi terkait juga belum dapat terlihat serius dalam mengangkat komoditi unggulan masyarakat petani. Untuk itu pemerintah Pakpak Bharat dalam kepemimpinan yang akan datang diharapkan dapat berkonsentrasi penuh dalam menentukan komoditi unggulan yang layak dikembangkan sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama slogan daerah pertanian yang selalu disandangkan bagi Kabupaten Pakpak Bharat tidak hanya sebatas angan dan wacana belaka. @

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s