KEBOCORAN PIPA PEMBANGUNAN PENGADAAN AIR BERSIH Rp. 4 M LEBIH DIIKAT KAWAT DENGAN BAMBU

KEBOCORAN PIPA PEMBANGUNAN PENGADAAN AIR BERSIH Rp. 4 M LEBIH DIIKAT KAWAT DENGAN BAMBU
GETA_PAKPAK.COM
Kebocoran pada pipa saluran air bersih Kota Salak Ibukota Kabupaten Pakpak Bharat pada kegiatan pengadaan air bersih Tahun Anggaran 2008 senilai Rp. 4 lebih ditambal dengan menggunakan kawat dan diikatkan pada dua batang bamboo kecil. Menurut pantauan wartawan dilokasi hingga saat kebocoran masih terjadi karena kawat pengikat dan dua batang bamboo kecil yang digunakan tidak kuat untuk menahan tekanan air yang mengalir. Sementara upaya untuk memperbaiki dari instansi terkait secara permanen belum terlihat, sehingga kondisi kebocoran yang mengurangi tekanan dan debit air ke penampungan di kawasan Telbang Kayu Salak menjadi berkurang.
Sejumlah wartawan yang melakukan investigasi terhadap kegiatan pembangunan tersebut, menyesalkan sikap yang ditunjukkan pihak Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, dimana ketika hendak dilakukan konfirmasi terkesan menghindar dan sulit untuk ditemui. Wesrion Tumangger salah seorang wartawan harian terbitan Medan (07/06) mengatakan “Sejak dua minggu yang lalu saya mau mengkonfirmasi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pakpak Bharat dan jajarannya yang berkaitan dengan pembangunan sarana ini, namun hingga saat ini tidak ada informasi apapun yang didapatkan, karena nampaknya mereka sibuk urusan proyek. Sehingga kami terpaksa akan melakukan konfirmasi langsung ke pihak kepolisian dan Kejaksaan” ungkapnya.
Hal yang sama juga terlihat dari sikap Bupati Pakpak Bharat H. Makmur Berasa, SH, ketika dikonfirmasi terkait kegiatan pembangunan tersebut, beliau malah memberikan tidak berhubungan dengan pertanyaan wartawan. @

Pipa Saluran Pengadaan Air Bersih Kota Salak Tahun Anggaran 2008 yang senilai Rp. 4 M lebih yang hanya diikat dengan kawat dan diikatkan pada dua batang bambu kecil seperti yang terlihat pada gambar. @

Pipa Saluran Pengadaan Air Bersih Kota Salak Tahun Anggaran 2008 yang senilai Rp. 4 M lebih yang hanya diikat dengan kawat dan diikatkan pada dua batang bambu kecil seperti yang terlihat pada gambar. @

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s