BERAS RASKIN MASIH MENJADI SALAH SATU TONGGAK PEMENUHAN KEBUTUHAN POKOK DESA SIMBERUNA

BERAS RASKIN MASIH MENJADI SALAH SATU TONGGAK PEMENUHAN KEBUTUHAN POKOK DESA SIMBERUNA
GETA_PAKPAK.COM
Beras Miskin (Raskin) masih menjadi salah satu tonggak harapan bagi masyarakat Desa Simberuna untuk memenuhi kebutuhan Pokok beras bagi warga masyarakat desa setempat. Informasi yang dihimpun dari desa Simberuna Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTU JEHE) Kabupaten Pakpak Bharat pada saat dilakukannya pembangian Raskin beberapa waktu yang lalu diketahui bahwa terdapat 77 Kepala Keluarga Desa Simberuna masih memperoleh raskin dengan harga Rp. 16.000,-/Kg.
Sementara untuk pengembangan pertanian dengan membuka lahan-lahan pertanian sawah dirasakan masih sangat minim. Nakkok Sinamo, ST pemerhati pembangunan sector pertanian kepada wartawan pada Senin, 31/05 mengatakan perlunya upaya serius dalam pengembangan sistim persawahan yang modern dengan pengelolaan lahan yang benar-benar mengacu kepada sistim tanaman unggul. Selain untuk menjamin ketersediaan pangan juga diharapkan akan menjadi komoditi masyarakat setempat sebagai salah satu tonggak perekonomian keluarga.
Di Kecamatan STTU JEHE kini yang banyak dikembangkan adalah tanaman tua berupa kelapa sawit, kakao, disamping itu terdapat juga tanaman berupa tanaman nilam dan gambir. Namun disisi lain komoditi tersebut dirasakan belum mampu menjadi penopang seluruh kebutuhan warga. Untuk itu dikatakan Sinamo perlunya dikaji sistim pengelolaan lahan untuk tanaman padi dikawasan yang memiliki luas lahan pertanian yang sangat luas itu. @

MASYARAKAT DESA SIMBERUNA TERIMA RASKIN. Dengan harga Rp. 16.000,-/Kg ibu rumah tangga dari Desa Simberuna STTU JEHE ini sedang mengangkat jatah yang ia miliki. Warga setempat masih belum bias lepas dari beras raskin sebagai salah satu sumber kebutuhan pokok mereka. @

MASYARAKAT DESA SIMBERUNA TERIMA RASKIN. Dengan harga Rp. 16.000,-/Kg ibu rumah tangga dari Desa Simberuna STTU JEHE ini sedang mengangkat jatah yang ia miliki. Warga setempat masih belum bias lepas dari beras raskin sebagai salah satu sumber kebutuhan pokok mereka. @

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s