Terkait Pembangunan Sarana Air Bersih Rp. 4 M Lebih:

Terkait Pembangunan Sarana Air Bersih Rp. 4 M Lebih:
BUPATI PAKPAK BHARAT H. MAKMUR BERASA NGAWUR

GETA_PAKPAK.COM
Pembangunan sarana air bersih yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten pada tahun anggaran 2008 senilai Rp. 4 M lebih dipertanyakan. Pasalnya hingga saat ini sebahagian besar warga masyarakat Kota Salak Ibukota Kabupaten Pakpak Bharat masih kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Sejumlah sumber yang diperoleh wartawan mengatakan bahwa penyebab utama dari gagalnya pemenuhan air bersih bagi warga kota tersebut karena pekerjaan yang dilakuan asal jadi. W. Boangmanalu salah seorang warga Napasengkut kepada wartawan pada Rabu, 26/05 mengaku masih sangat kesulitan untuk memperbaiki air bersih untuk kebutuhan sehari-hari bagi rumah tangganya.
Hal yang sama terjadi di kawasan pemukiman Barisen Mborgang Salak dan di kawasan lain yang seharusnya sudah dapat menikmati air bersih dengan nilai anggaran senilai 4 M lebih. Salah seorang petugas pengelola air bersih PAM Kota Salak beberapa waktu yang lalu terkait gagalnya fungsi distribusi air bersih tersebut mengaku disebabkan oleh pipa yang digunakan masih dengan pipa lama yang dibangun puluhan tahun yang lalu, sehingga ketika air dialirkan ke kawasan kota pipa-pipa tua tersebut bocor dan aliran air terpaksa dihentikan. Selain itu kwalitas bahan yang digunakan pada sejumlah pipa penyalur juga berkwalitas rendah sehingga ketika baru digunakan sudah pecah.
Ketika hal tersebut dikonfirmasikan kepada Bupati Kabupaten Pakpak Bharat H. Makmur Berasa selaku kepala daerah dan bertanggungjawab atas kegiatan pembangunan di Pakpak Bharat malah memberikan yang tidak nyambung dengan pertanyaan wartawan. Jawaban ngawur yang diberikan hanya jawaban lias ate (Terimakasih). Dilain hal dalam sebuah siding DPRD Pakpak Bharat beberapa waktu yang lalu Bupati Pakpak Bharat H. makmur Berasa menyatakan bahwa proyek tersebut adalah multy years, dan ketika hal tersebut ditanyakan kepada Bupati jawaban tidak bersangkutan dengan pertanyaan yang menjadi jawaban Bupati.
Menanggapi hal itu B. Manik salahs eorang pemerhati pembangunan Pakpak Bharat mengatakan bahwa pengadaan air bersih mau tidak mau harus kembali ditinjau ulang untuk mencari solusi kebutuhan air bagi warga, terkait pembangunan sarana air bersih senilai 4 M lebih yang sudah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya menurut Manik akan tetap terbongkar kelak. “Siapa yang bertanggungjawab dan siapa saja yang terlibat didalamnya akan teragkat ke meja hukum dan bila terbukti bersalah akan menanggung resiko perbuatannya” ungkapnya mengaskan. Ia juga mengaku masih mempelajari dan mendalami permasalahan apa yang menjadi penyebab gagalnya proyek tersebut memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Kota Salak. @

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s