LSM ICD LAPORKAN DUGAAN KORUPSI PENGADAAN ALAT LAB. BAHASA/MULTIMEDIA KE KEJATISU Pejabat Pemkab Pakpak Bharat Jadi ATM Kejari Sidikalang-Pakpak Bharat

LSM ICD LAPORKAN DUGAAN KORUPSI PENGADAAN ALAT LAB. BAHASA/MULTIMEDIA KE KEJATISU

Pejabat Pemkab Pakpak Bharat Jadi ATM Kejari Sidikalang-Pakpak Bharat

GETA_PAKPAK.COM
Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Independen Community Development (ICD) Dairi-Pakpak Bharat, Ir. Eben Manik, Kamis (25/3) telah melaporkan dugaan korupsi proyek pengadaan alat Laboratorium Bahasa/Multimedia Tahun Anggaran (TA) 2009 berbiaya Rp. 1.150.000.000,- di Dinas Pendidikan dan proyek pengadaan PLTMH berbiaya Rp. 1.600.000.000,- di DKPPLH (Dinas Kehutanan, Perkebunan, Pertambangan dan Lingkungan Hidup) Pemkab Pakpak Bharat ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).
Hal itu berdasarkan fotocopy surat pengaduan Nomor
051/ICD/III/2010 yang diterima wartawan pekan lalu. Adapun isi dari pada surat pengaduan dimaksud adalah dengan berdasarkan pemantauan LSM ICD dilapangan ditemukan berbagai kejanggalan dan penyimpangan dari spesifikasi teknis proyek pengadaan alat Laboratorium Bahasa/Multimedia diantaranya, CPU : spesifikasi yang ditentukan Intel Core 2 Duo E7200 (2,5 Ghz, 1 MB L2 Cache, 800 Mhz) dan terlaksana Intel Pentium E5200, LCD : spesifikasi yang ditentukan ACER 15,6” dan yang terlaksana ACER 15”, DVD : spesifikasi yang
ditentukan DVD/RW Super Multi dan yang terlaksana DVD Super Multi Drive dan LAN: spesifikasi yang ditentukan Gigabit Lan dan yang terlaksana Integrated LAN.
Sedangkan, proyek PLTMH hingga sekarang ini belum sepenuhnya berfungsi, lelang (tender) paket PLTMH waktu itu telah dibatalkan tanpa proses lelang (lelang) tender ulang namun Tim ULPBJ (Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa) Pemkab Pakpak Bharat telah menetapkan pemenang dan Sekretaris ULPBJ Pemkab Pakpak Bharat Sukardi Purba diduga telah menerima suap guna mengarahkan ataupun memuluskan paket proyek itu sebagaimana surat pernyataan wakil direktur CV. Jacob Tehnik sebesar Rp75.000.000,- tertanggal 11 September 2009.
Sementara itu, Ir. Eben Manik Direktur Eksekutif LSM ICD Dairi-Pakpak Bharat kepada wartawan, Jumat (9/4) mengatakan, kepada pihak Kejatisu diharapkan agar sesegera mungkin untuk menuntaskan kasus tersebut dengan menyeret orang-orang yang terlibat didalamnya seperti, pelaksana pekerjaan/pemborong, pengawas proyek, PPTK (panitia pelaksana teknis kegiatan), Tim ULPBJ Pemkab Pakpak Bharat karena Negara telah dirugikan hingga ratusan juta rupiah. Dan, dalam hal dimaksud, sebut Eben Manik, pihak Kejari Sidikalang-Pakpak Bharat selama ini dianggap tidak mampu guna menuntaskan sejumlah kasus. Dimana, sejumlah kasus yang pernah singgah di Kejari Kabupaten itu, seperti kasus proyek Balirong di Dinas Perekonomian dan kasus di PSDA (Pertanian Sumber Daya Alam) tahun 2006 hingga sampai sekarang tidak jelas status hukumnya dan para pejabat yang bermasalah selama ini hanya terkesan menjadi ajang produk ATM nya fihak Kejari saja, terangnya seraya menambahkan bahwa, tidak tertutup kemungkinan kasus-kasus lainnya seperti proyek pelaksanaan DAK SDN tahun 2009 se-Kabupaten Pakpak Bharat akan menyusul untuk dilaporkan ke Kejatisu karena diduga banyak bermasalah. ™

Iklan

One thought on “LSM ICD LAPORKAN DUGAAN KORUPSI PENGADAAN ALAT LAB. BAHASA/MULTIMEDIA KE KEJATISU Pejabat Pemkab Pakpak Bharat Jadi ATM Kejari Sidikalang-Pakpak Bharat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s