FKA STAKPN PAKPAK BHARAT KAUM CERDIK PANDAI IDEALNYA SUMBER PENCERAHAN BAGI MASYARAKAT

FKA STAKPN PAKPAK BHARAT
KAUM CERDIK PANDAI IDEALNYA SUMBER PENCERAHAN BAGI MASYARAKAT
GETA_PAKPAK.COM
Forum Komunikasi Alumni (FKA) Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKPN) Tarutung Kabupaten Pakpak Bharat yang baru didirikan diwilayah Kabupaten Pakpak Bharat mengharapkan kepada seluruh cerdik pandai dan kaum intelektual Pakpak untuk memposisikan diri sebagai sumber pencerahan bagi masyarakat Pakpak Bharat dalam menghadapi gelombang Pemilukada Kabupaten Pakpak Bharat dalam menentukan Bupati dan Wakil Bupati Pakpak Bharat Periode 2010-2015. Hal tersebut diungkapkan oleh Ganda Berutu, STh kepada wartawan di Salak pada Minggu, 21/03 usai melakukan koordinasi internal berlangsung di seputaran Sindeka Salak.
Berutu dalam keterangannya mengatakan bahwa masyarakat Pakpak Bharat dalam menghadapi gelombang Pemilukada tahun 2010 akan menghadapi sebuah tantangan baru dengan sistim Pemilu yang sedikit berbeda dengan Pilkada tahun 2004. Menurutnya pada Pemilukada kali ini masyarakat Pakpak Bharat disuguhkan dengan Calon bupati dan Wakil Bupati yang lebih banyak serta dengan pengusung pencalonan yang bebeda-beda. Hal tersebut menurutnya akan diikuti dengan sistim perekrutan massa yang bebeda-beda dari masing-masing calon Bupayi dan Calon Wakil Bupati sesuai dengan titik berangkat pencalonannya masing-masing.
“Para Calon Bupati yang berangkat dari dukungan langsung masyarakat melalui calon perseorangan atau yang biasa disebut calon independent tentunya sudah lebih banyak melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat ketika proses perekrutan dukungan melalui fotocopy KTP jika benar-benar dijalankan sesuaid engan aturan, namun disisi lain mesin politiknya akan lebih sedikit. Berbeda dengan dukungan partai politik maupun gabungan partai politik ini akan lebih banyak meisn politik yang bekerja” ungkapnya menerangkan. Dibalik semuanya itu Berutu mengingatkan kepada seluruh masyarakat Pakpak Bharat bahwa siapapun calon yang didukung hendaknya tetap lebih mementingkan kepentingan Pakpak Bharat yang jauh kedepan.
“Disinilah peran para kaum intelektual dan para cerdik pandai dari masyarakat Pakpak Bharat untuk lebih banyak memberikan pencerahan kepada masyarakat” katanya. Siapapun calon Bupati dan calon wakil Bupati yang didukung menurut Berutu memiliki kelemehan dan kelebihan sehingga masyarakat Pakpak Bharat perlu dibantu memberikan pencerahan. @

3 thoughts on “FKA STAKPN PAKPAK BHARAT KAUM CERDIK PANDAI IDEALNYA SUMBER PENCERAHAN BAGI MASYARAKAT

  1. SALAM PAKPAK RAYA
    Mendahi karina (6 psg) cabup/cawabup yg lolos kami ucapkan SELAMAT BERJUANG.Berjuanglah dengan landasan Iman teguh.
    Jabatan itu amanah,pada saatnya harus dipertanggungjawabkan jua.
    Teladanilah jejak PITU GURU PAKPAK.
    Mengapa mereka bukan memilih nama raja atau ulubalang yg sangat mengesankan berkuasa,dan berwibawa ?
    Mengapa mereka justru memilih jabatan ‘HANYA GURU’saja.Sebuah jabatan yg seringkali disepelekan dan dianggap kere ?
    Sesungguh PITU GURU PAKPAK adalah sosok sosok mulia berbudi tinggi.Mereka sama sekali tak berniat menundukkan dan menguasai apalagi mengkadali masyarakat NEGERI PAKPAK RAYA.Mereka hanya ingin menuntun,membuka wawasan dan pengetahuan masyarakat,sedemikian sehingga mesyaraka menjadi mampu mandiri dan berkembang.Maka memang jabatan yg paling tepat untuk itu adalah GURU,maka terberitalah PITU GURU PAKPAK sindalan ke seluruh NEGERI PAKPAK RAYA.
    Jejak sejarah ini juga harus menjadi pelajaran bagi calon terpilih nanti.Jadilah GURU.

  2. SALAM PAKPAK RAYA
    Njuah njuah banta karina.
    Salam hangat mendahi Silih SBM.Salut n bangga berdirinya geta_pakpak,patut mo jarang mertamu mi pakpakonline.enggo sibuk keppe isen ti Lih.
    —————–
    Sangat sangat setuju kaum cerdik pandai Negeri PAKPAK RAYA menjadi pencerah dan pemerhati positip dalam segala bidang kehidupan,khususnya dalam pilkada kali ini.
    Salah satu persoalan pelik dalam setiap pilkada adalah politik uang.begitu komplitnya sehingga saya sebut seperti makan buah ‘simalakama’ ya i pangan mate Inang,mada iapangan mate Bapa.
    Hal ini tak terlepas dari kecerdikan para Calon ambisius beserta CS nya membaca dan memanfaatkan kondisi ekonami dan keimanan masyarakat.Adalah realita dalam masyarakat bahwa bantuan(baca:sogokan) 50 ribu rupiah atau satu potong kain,atau setumpuk daging,atau 5 kg beras masih sangat diharapkan.Sehingga seringkali melupakan kepentingan jangka panjang demi kebutuhan hari ini.
    Namun yang paling menyedihkan adalah sikap perilaku tokoh tokoh agama yang sejati masuk golongan kaum cerdik pandai tapi seringkali terperosok kedalam tipudaya para Cabup bahkan tak jarang menjadi saluran gelontoran ‘sogokan’
    Dalam masa masa Pilkada rumah rumah ibadah berlomba lomba meminta bantuan baik untuk pembangunan fisik atau pun pulungan atau organisasi dibawahnya,semisal baju dinas ‘perari kamis atau SimDa’,atau jenis bantuan lain.Maka timbul gelisah di hati,kalau rumah ibadah beserta elitenya menerima sumbangan (baca ;sogokan) para Cabup,apakah kita bisa menyalahkan masyarakat awam menerima hal yang sama ? Ya Tuhan YME ampunkan hamba ELITE yang menjerumuskan ruas atau umatnya kelumpur dosa sogok yang nista itu.
    Maka saya sangat berharap kepada forum ini dapat menjadi pelopor pencegah politik uang pilkada kali ini khususnya di lingkungan keagamaan,Bahwa mmeberi sesuatu karena mengharap imbalan bukan sedekah tetapi SOGOK .Menurut agama penyogok atau yang menerima sogok hukumnya sama.Maka mari kita galakkan gerakan menolak menerima bantuan atau sedekah kepada atau melalui rumah ibadah atau organisasi keagamaan selama masa masa pilkada berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s