PETUGAS LAPANGAN BRI CABANG PEMBANTU SALAK AROGAN • Diduga Pinjaman Disetujui Jika Ada ‘Uang Setan’

PETUGAS LAPANGAN BRI CABANG PEMBANTU SALAK AROGAN
• Diduga Pinjaman Disetujui Jika Ada ‘Uang Setan’

GETA_PAKPAK.COM
Management Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pembantu Salak dinilai tidak beres, pasalnya Tim Lapangan bermarga Manik dengan pihak teller yang berada di Kantor BRI Cabang Salak Kabupaten Pakpak Bharat tidak memiliki koordinasi sehingga pada saat petugas lapangan melakukan tugasnya ke lapangan tidak tahu bahwa pihak peminjam telah berkoordinasi dengan pihak kantor. Terbongkarnya ketidak beresan tersebut bermula dari adanya peminjam dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kecamatan Salak dengan nilai pinjaman Rp. 5.000.000,- dengan bunga 1.125% atau senilai Rp. 56.300,- sehingga cicilan tiap bulannya menjadi 264,700,00.
Pada setiap penyetoran pihak BRI ke kantor Cabang pembantu pihak teller hanya mengatakan tidak diketahui sisa pinjaman sehingga pelunasan tidak dapat dilakukan. Anehnya ketika tim lapang merasa ada tunggakan langsung main kasar kepada peminjam. Sementara ketika ditanya wartawan terkait jumlah penunggak kredit Usaha Rakyat di BRI Cabang Pembantu Salak Manik hanya mengatakan itu tidak dapat diberitahukan. Pada kesempatan lain Ketika Tim Ikatan wartawan Pakpak Bharat (IWPB) hendak menemui pimpinan BRI Cabang Pembantu Salak, Pak Togatorop salah satu petugas BRI Salak hanya berdalih pimpinan sedang tidak berada di tempat. Dan ketika ditanya terkait realisasi KUR untuk wilayah Pakpak Bharat, Pak Togatorop mengaku tidak tahu menahu terkait KUR karena bukan bidang kerjanya.
Dilain hal, menurut pengakuan salah seorang warga Kecamatan Tinada bermarga B, beberapa waktu yang lalu pihaknya melakukan pengajuan kredit ke BRI Salak, namun aneh pada saat dilakukan survei oleh pihak petugas BRI terhadap tiga pengusul kredit warga Tinada tersebut dengan keadaan dan jaminan yang sama hanya disetujui satu peminjam dengan alasan yang tidak jelas. Menurutnya diduga pinjaman tersebut direalisasi kepada salah satu warga yang mengajukan karena adanya ‘uang setan’ kepada pihak BRI. Dugaan tersebut diperkuat degan pengakuan sejumlah warga lain yang tidak mau disebutkan namanya. Untuk itu diharapkan kepada pihak BRI Cabang dan Pusat untuk segera melakukan evaluasi terhadap seluruh struktur da petugas BRI Cabang Pembantu Salak karena dianggap telah merusak citra BRI.
Demikian juga dengan pelayanan yang diberikan pihak BRI selama ini telah mengecewakan sejumlah penabung dan peminjam pada BANK milik Pemerintah tersebut. “Sebelumnya management BRI yang kita rasakan sangat baik, namun belakangan sangat buruk dan angkuh. Kepada orangtua saja cara memberikan buku tabungan seolah melempar. Ini kan perusakan citra” ungkap salah seorang warga Tinada. Sementara Tim Ikatan wartawan Pakpak Bharat yang mendapat laporan dari masyarakat terkait ketidakberesan pada BRI Cabang Pembantu Salak masih melakukan penelusuran. “Kita masih kesulitan dengan sulitnya mendapatkan informasi dan koordinasi dengan pihak BRI, kita akan coba ke pihak Cabang nanti” ungkap WT salah satu anggota TIM IWPB. @

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s