SLOGAN ‘SELAMATKAN PAKPAK BHARAT’ DARI SALAH SATU BALON BUPATI MENYESATKAN

SLOGAN ‘SELAMATKAN PAKPAK BHARAT’ DARI SALAH SATU BALON BUPATI MENYESATKAN
• LSM PILIHI BERKOMENTAR
• Masyarakat Pakpak Pertanyakan Nama Besar MP Tumanggor
GETA_PAKPAK.COM
Slogan salah satu Balon Bupati/Wakil Bupati Pakpak Bharat Periode 2010-2015 yang dipampang melalui Spanduk Baliho di wilayah Pakpak Bharat yang berbunyi “SELAMATKAN PAKPAK BHARAT” dinilai merusak nama Kabupaten Pakpak Bharat. Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Ketua ICW (Indonesia Corruption Watch) Kabupaten Pakpak Bharat Sondang Sinamo kepada wartawan dalam konfrensi pers yang dilakukan pihaknya pada Senin, 15/03 menyangkut penggunaan rambu-rambu maupun norma-norma adat Pakpak dalam Pemilukada Pakpak Bharat 2010. ”Berpolitiklah dengan sehat, berkampanyelah dengan sehat, jangan ajak masyarakat membenci siapapun” katanya.
“Slogan dengan pernyataan Selamatkan Pakpak Bharat saya kira ini berupa ajakan dan opini yang mengajak masyarakat berpikir bahwa Pakpak Bharat seolah sudah hancur dan dalam keadaan yang sekarat sehingga butuh diselamatkan. Ini pernyataan yang sesat dan menyesatkan masyarakat Pakpak Bharat” tegasnya. Lebih jauh Sinamo mengatakan bahwa masyarakat Pakpak Bharat yang benar-benar tinggal di Kabupaten Pakpak Bharat merasa sangat prihatin atas slogan yang juga menyertakan bayangan foto MP Tumanggor Mantan Bupati Dairi yang selama ini sudah memiliki nama harum bagi masyarakat Pakpak khususnya bagi masyarakat Pakpak Bharat yang memiliki peran yang sangat besar bagi keberhasilan Pemekaran Kabupaten Pakpak Bharat sekitar enam tahun yang lalu.
Hal yang sama dikatakan oleh tokoh masyarakat Pakpak Bharat PT. Padang, dikatakannya slogan Selamatkan Pakpak Bharat mengajak masyarakat melihat buruk terhadap kampung halaman sendiri yang seharusnya dibangun dengan segala kekuatan yang dimiliki masyarakat Pakpak. “Dinamika Politik Pakpak Bharat boleh berjalan sesuai dengan waktu, namun jangan sampai dikotori dengan slogan-slogan yang memecah belah warga kita” tegasnya. Berbeda dengan Tokoh Masyarakat Kerajaan Jelaster Kesogihen, kepada wartawan ia mengatakan bahwa slogan tersebut tidak perlu ditanggapi karena slogan bernada negatif tersebut hanya kepentingan politik semata. “Seandainya betul Pakpak Bharat sudah rusak yang perlu diselamatkan, apakah yang mengeluarkan Slogan tersebut sudah layak menyelamatkan Pakpak Bharat? saya kira tidak” ungkapnya.
Lebih tegas lagi Toni Berutu Tokoh Pemuda Pakpak Bharat mengatakan bahwa Slogan Selamatkan Pakpak Bharat yang dikeluarkan oleh pihak balon Bupati Jusen Berutu-Zuhri Bintang benar-benar menyesatkan masyarakat. “Apa benar Pakpak Bharat ini perlu diselamatkan? Apa benar Pakpak Bharat sudah hancur? Saya kira tidak. Pakpak Bharat sedang berkembang, pertumbuhannya signifikan. Ini yang perlu kita dukung” tegasnya. Lebih jauh lagi Toni Berutu yang juga Ketua Pemuda Pancasila itu mengecam seluruh aktivitas yang menyesatkan seperti yang dilakukan pada slogan Selamatkan Pakpak Bharat. “Untuk membangun Pakpak Bharat sangat kita butuhkan persatuan dan kesatuan, kita harus manfaatkan seluruh potensi dan kemampuan kita untuk membangun Pakpak Bharat. “Jangan menjadi duri dalam daging, proses politik biarlah berjalan secara normal, berikan apa yang dapat kita berikan untuk Pakpak Bharat, untuk pembangunan Pakpak Bharat yang lebih baik. Bagi para balon jual lah diri dan pasangan anda, jangan sampai mengorbankan kebesaran Pakpak Bharat untuk kepentingan politik sesaat” ungkapnya.
Pdt. Derivai Limbong, STh tokoh agama dari Pakpak Bharat juga memberikan tanggapan yang sama bahwa slogan Selamatkan Pakpak Bharat adalah slogan yang menyesatkan yang memberikan opini seolah-olah Pakpak Bharat sudah mengalami kehancuran sehingga perlu diselamatkan. “Pakpak Bharat mengalami perubahan yang signifikan. Bertambah maju dan masyarakat kita juga mengakui peningkatan pembangunan tersebut. Iklan yang menyatakan seolah-olah Pakpak Bharat sudah rusak saya bantah. Tidak benar” tegasnya. Selaku tokoh agama Pdt. Derivai Limbong, STh mengajak seluruh komponen masyarakat Pakpak Bharat untuk tetap bahu-membahu membangun kampung halaman Tanoh Simsim dengan segala daya dan upaya yang dapat dikerahkan untuk mencapai Kininduma atau Kesejahteraan masyarakat sesuai dengan cita-cita pemekaran Pakpak Bharat.
Sementara O. Adianto Sinulingga dari LSM PILIHI Pakpak Bharat kepada wartawan juga mengatakan bahwa pernyataan maupun slogan-slogan yang dikeluarkan melalui spanduk, reklame maupun dari internet harus segera dihentikan. “Provokasi-provokasi yang sifatnya merusak suasana Pakpak Bharat harus segera dihentikan, termasuk baliho yang menyatakan bahwa Pakpak Bharat perlu diselamatkan juga perlu diklarivikasi maksud dan tujuannya sehingga tidak menimbulkan permasalahan baru ditengah-tengah masyarakat Pakpak Bharat” ungkapnya.
Keterlibatan MP Tumanggor Dipertanyakan
Demikian juga dengan pemuatan foto MP Tumanggor Mantan Bupati Dairi yang sekaligus tokoh masyarakat Pakpak menjadi buah bibir ditengah-tengah masyarakat Pakpak Bharat, dimana kebesaran nama MP Tumanggor menjadi tercederai dengan pemuatan foto dengan slogan yang mendapat kritik keras dari masyarakat. “Ada apa dengan Partuanami MP Tumangger? Benarkah beliau terlibat dengan slogan yang menyesatkan itu? Seandainya benar beliau menyetujui pemuatan foto dan slogan tersebut, hendaknya Partuanami MP Tumangger mempertimbangkan kembali, jangan sampai merusak nama sendiri ditengah pentingnya membangun rasa persatuan dan kesatuan bagi masyarakat Pakpak Bharat” tegas M. Manik salah seorang warga STTU JULU. @

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s