KPU PAKPAK BHARAT SAMPAIKAN BERITA ACARA REKAPITULASI PEROLEHAN SUARA

KPU PAKPAK BHARAT SAMPAIKAN BERITA ACARA REKAPITULASI PEROLEHAN SUARA
GETA_PAKPAK.COM
Hari ini Selasa, 25/05 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pakpak Bharat menyampaikan berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pasangan calon dan penyampaian berita acara penetapan pasangan calon terpilihcalon kepala daerah dan wakil kepala daerah taun 2010 yang disampaikan kepada Bupati Pakpak Bharat, Ketua DPRD Pakpak Bharat, Panwaslu, Kajari, masing-masing Pasangan Calon Kepala Daerah dan wakil kepala daerah Kabupaten Pakpak Bharat.
Dalam surat Nomor: 214/KPU-Pakpak Bharat/V/2010 itu disampaikan rekapitulasi perhitungan sebagai berikut: 1. Remigo Yolando berutu, MBA-Ir. H. Maju Ilyas Padang 9581, 2. Ahmad Padang-Rentiares Manik 413, 3. dr. Tahim Solin-H. Syafrijal Banurea 175, 4. Dinar Marhaeni Boangmanalu-Makner Banurea, SP 1965, 5. Ir. H. Oji Manik-St. Lubis Tumagger, S.Sos 6557, 6. dr. Erison Banureah-Drs. H. Letce Berutu 258. Sementara jumlah suara yang sah 18.949 dari jumlah pemilih 27.118. Sementara jumlah suara yang tidak sah 4.673.
Sehingga dalam surat penetapan yang ditandatangani 5 anggota KPU Pakpak Bharat tersebut ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih adalah nomor urut 1 yaitu: REMIGO YOLANDO BERUTU, MBA dan Ir. H. MAJU ILYAS PADANG sebagai calon terpilihKepala Daerah dan Wail Kepala Daerah Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2010, dengan persentase perolehan suara 50,56 % atau 9.581 suara sesuai dengan lampiran model DB-1 KWK KPU.PB. dalam surat penetapan tersebut terlihat ditandatangani 5 anggota KPU Pakpak Bharat Nazir Salim, S.Sos ketua, Irwan Antoni Gajah, ST, Drs. Daulat M. Solin, Sonti Banurea dan Irwan Sumanto Habeahan, SH masing-masing anggota. Serta ditandatangani oleh Sondang Sinamo Saksi pasangan calon Nomor 1 REMIGO YOLANDO BERUTU, MBA dan Ir. H. MAJU ILYAS PADANG.
Dalam berita acara juga disampaikan bahwa tidak ada keberatan saksi dari masing-masing saksi baik keberatan/kejadian khusus yang diajukan saksi maupun terhadap keberatan/kejadian khusus keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pakpak Bharat. Dengan demikian keputusan penetapan tersebut dianggap sudah menjadi keputusan tetap dan menurut salah seorang anggota Panwas Desa Wesrion Tumangger bahwa sesuai dengan peraturan keberatan yang seharusnya diajukan hanya tujuh hari dari hari rekapitulasi tingkat kabupaten, namun hingga 7 hari lebih tidak ada keberatan dan dinyatakan tidak dapat lagi mengajukan keberatan dari pasangan calon. @