PEMUDA BARISEN MBORGANG BENTUK POSKO RELAWAN PEMENANGAN RYB-MAJU

PEMUDA BARISEN MBORGANG BENTUK POSKO RELAWAN PEMENANGAN RYB-MAJU
GETA_PAKPAK.COM
Pemuda Barisen Mborgang Salak Pakpak Bharat bentuk posko pemenangan RYB-Maju (Remigo Yolando Berutu, MBA – Ir. Maju Ilyas Padang ) Posko Pemenangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Pakpak Bharat Periode 2010-2015 di seputaran Barisen. Piola Silalahi sebagai salah satu penggerak Posko tersebut kepada wartawan pada Selasa, 30/03 mengatakan bahwa tujuan dibentuknya posko tersebut dalam rangka menampilkan gerakan yang sifatnya swadaya masyarakat untuk pemenangan pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pakpak Bharat yang dianggap paling layak memimpin Kabupaten Pakpak Bharat untuk lima tahun kedepan.
“Kami bergerak atas niat dan keinginan kami sendiri untuk membantu Bapak Remigo Yolando Berutu, MBA dan Bapak Ir. Maju Ilyas Padang menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pakpak Bharat Periode 2010-2015 karena menurut kami hanya pasangan inilah paling layak untuk memimpin Kabupaten Pakpak Bharat kedepan. ini kebutuhan daerah sehingga melalui daya upaya yang kami miliki tanpa dikomando kami lakukan ini” ungkapnya. Lebih jauh ia mengatakan bahwa untuk tahap pertama pihaknya akan melakukan pendekatan-penedekatan persuasif kepada masyarakat sekitar Barisen Mborgang yang diharapkan pada hari-hari berikutnya akan juga dapat dilanjutkan ke Desa lain bahkan kecamatan-kecamatan lain yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat.
Sampai saat ini menurutnya Relawan tersebut sudah memiliki puluhan pemuda yang siap bergerak secara damai dan elegan melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk mendukung dan kelak memilih pasangan RYB-MAJU menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pakpak Bharat. “Saat ini kami masih menumpang di Kantor Cabang Partai Demokrat Kabupaten Pakpak Bharat menunggu adanya pusat koordinasi kami nantinya” ungkapnya. ia mengharapkan gerakan yang dilakukan pihaknya dapat diterima oleh masyarakat Pakpak Bharat yang hingga saat ini terus dilakukan pendekatan-pendekatan dengan pemuda-pemuda di Kecamatan lain untuk membentuk kegiatan yang sama. @

JEBAKAN MAUT JALAN BINANGABOANG-CIKAOK STTU JULU PAKPAK BHARAT

JEBAKAN MAUT JALAN BINANGABOANG-CIKAOK STTU JULU PAKPAK BHARAT
GETA_PAKPAK.COM
Longsor pada Jalan Propinsi yang terletak di jalan Desa Bianangaboang Kecamatan Salak menuju Desa Cikaok Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTU JULU) Kabupaten Pakpak Bharat yang telah berlangsung satu tahun terakhir hingga saat ini seolah menunggu korban. Menurut pantauan wartawan pada Selasa, 30/03, kini longsor yang berada tepat pada bahu jalan seolah membentuk ruang yang masuk hingga badan jalan yang langsung jatuh ke sungai Lae Ordi dengan kedalaman mencapai puluhan meter itu kini mulai diselimuti rumput ilalang sehingga lobang yang tadinya terlihat berukuran cukup besar berkisar 2 meter kini terlihat hanya sekitar satu meter.
Lobang besar yang terdapat pada jalan tersebut berada tepat ditikungan yang tidak akan terlihat jika pengendara melintas dengan kecepatan tinggi karena posisinya yang berada pada dua tikungan yang diselimuti oleh rerumputan yang kini semakin meninggi yang mencapai setengah meter. Sementara upaya perbaikan dari Dinas/instansi terkait pada pemerintah Provinsi Sumatera Utara hingga saat ini belum ada sehingga semakin hari lobang maut tersebut semakin tertutup dan terlupakan yang seolah menanti korban.
Untuk itu diharapkan kepada pihak pemerintah untuk segera melakukan pembangunan dengan melakukan pembangunan tembok penahan sepanjang longsor dan segera menutup ruang yang terdapat pada bahu hingga badan jalan yang sewaktu-waktu dapat dimungkinkan terjadi longsor yang sangat dimungkinkan merobohkan seluruh badan jalan yang akan mengakibatkan kerugian yang lebih besar. @

JEBAKAN MAUT JALAN BINANGABOANG-CIKAOK STTU JULU. Terlihat dalam gambar jalan longsor maut yang membentuk ruang hingga pada badan jalan di Jalan Propinsi antara Desa Bianangaboang Kecamatan Salak menuju Desa Cikaok Kecamatan STTU JULU Kabupaten Pakpak Bharat. @

JEBAKAN MAUT JALAN BINANGABOANG-CIKAOK STTU JULU. Terlihat dalam gambar jalan longsor maut yang membentuk ruang hingga pada badan jalan di Jalan Propinsi antara Desa Bianangaboang Kecamatan Salak menuju Desa Cikaok Kecamatan STTU JULU Kabupaten Pakpak Bharat. @

TERHAMBAT PELEPASAN LAHAN, JEMBATAN LE ORDI DI CIKAOK SENIALI Rp. 1 M TIDAK BERFUNGSI

TERHAMBAT PELEPASAN LAHAT, JEMBATAN LE ORDI DI CIKAOK SENIALI Rp. 1 M TIDAK BERFUNGSI
GETA_PAKPAK.COM
Jembatan Lae Ordi yang dibangun di Desa Cikaok Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTU JULU) Kabupaten Pakpak Bharat senilai Rp. 1 M pada Tahun Anggaran 2007 hingga saat ini tidak berfungsi, pasalnya pembangunan jembatan tersebut mendapat perlawanan dari masyarakat karena lahan yang menjadi penyambung jembatan tersebut hingga saat ini tidak dilepaskan oleh salah seorang warga pemilik lahan. Menurut pemantauan wartawan pada Selasa, 30/03 tampak pada jembatan tersebut kini sudah mulai mengalami kerusakan pada bagian bahu jembatan.
Selain itu kedaan jembatan tersebut kini seolah menjadi jembatan tua yang sudah rapuh karena tidak difungsikannya jembatan tersebut sejak dibangun pada tahun anggaran 2007 yang lalu. Menurut informasi yang dihimpun dari warga setempat jembatan yang menghubungkan pemukiman Cikaok menuju perumahan dan kawasan pertanian masyarakat tersebut sebelumnya dibangun dengan tanpa melakukan koordinasi dengan warga pemilik lahan yang dijadikan jalan masuk menuju jembatan. Disisi lain warga pemilik lahan mengaku bahwa sebelumnya telah dilakukan pembayaran ganti rugi terhadap tanaman yang terdapat pada lahan tersebut, namun lahan yang dijadikan jalan dianggap tidak termasuk pada ganti rugi yang diserahkan.
Ironisnya hingga saat ini jembatan tersebut hanya menjadi pajangan yang samasekali tidak memberikan fungsi yang maksimal bagi warga masyarakat setempat. Kendaraan yang seharusnya sudah dapat melintas pada jembatan tersebut kini terpaksa harus terparkir di jalan besar. W. Tumangger pemerhati pembangunan Pakpak Bharat kepada wartawan mengharapkan kepada pemerintah Pakpak Bharat segera melakukan dialog kembali dengan masyarakat untuk menemukan solusi terbaik bagi pemanfaatan jembatan yang diperuntukkan untuk memperluas akses jalan menuju kawasan perumahan dan kawasan sosor yang memiliki potensi pertanian yang cukup besar. @

JEMBATAN LAE ORDI CIKAOK TIDAK BERFUNGSI. Terlihat dalam gambar Jembatan Lae Ordi yang dibangun di Desa Cikaok Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTU JULU) Pakpak Bharat yang sejak dibangun pada Tahun Anggaran 2007 tidak dapat difungsikan karena pelepasan hak tanah warga pada jalan masuk jembatan tersebut belum dapat dipecahkan. @

JEMBATAN LAE ORDI CIKAOK TIDAK BERFUNGSI. Terlihat dalam gambar Jembatan Lae Ordi yang dibangun di Desa Cikaok Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTU JULU) Pakpak Bharat yang sejak dibangun pada Tahun Anggaran 2007 tidak dapat difungsikan karena pelepasan hak tanah warga pada jalan masuk jembatan tersebut belum dapat dipecahkan. @

Ketua IKPPI Tanoh Manik: YANG LAYAK MEMIMPIN TANOH PAKPAK ADALAH PEMUDA DAN YANG TELAH BERBUAT

Ketua IKPPI Tanoh Manik:
YANG LAYAK MEMIMPIN TANOH PAKPAK ADALAH PEMUDA DAN YANG TELAH BERBUAT
GETA_PAKPAK.COM
IKPPI salah satu organisasi yang mengakar di Tanah Pakpak khususnya di Suak Simsim setelah beberapa waktu yang lalu Ketua umumnya angkat bicara di depan massa Jaringan Sindeka Elemen Pendukung Pasangan Remigo Yolando Berutu, MBA – Ir. Maju Ilyas Padang (RYB-Maju), kini Wilson Manik Ketua Ikatan Keluarga Pemuda Pakpak Indoesia untuk wilayah Tanoh Manik kembali angkat bicara mengenai kepemimpinan Kabupaten Pakpak Bharat untuk lima tahun mendatang. Kepada wartawan di Kecupak pada Selasa, 30/03 Wilson Manik mengatakan bahwa yang paling layak memimpin Kabupaten Pakpak Bharat yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan Tanoh Pakpak Suak Simsim saat ini adalah kaum Pemuda yang masih segar dan mantap dalam memimpin, bergerak dan lincah serta jeli dalam mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.
“Kita memiliki geografis yang sebahagian wilayah sulit dijangkau seperti Pagindar dan Sibongkaras, sehingga dibutuhkan fisik yang sehat dan sehat jasmani untuk menjangkau kepentingan yang dimaksud” tegasnya. Selain itu menurut Wilson Manik dengan ciri kepemudaan yang dimiliki sang pemimpin dimaksudkan sebagai simbol perubahan yang sangat dibutuhkan bagi Kabupaten Pakpak Bharat. “Kabupaten Pakpak Bharat butuh perubahan yang signifikan menyangkut fisik dan mental masyarakat. Fisik Pakpak Bharat harus dirubah dengan pembangunan infrastruktur dan mental masyarakatnya juga sebahagian besar harus dirubah dengan mental yang kokoh dalam meninggalkan semua keburukan dan kemiskinan yang selama ini melekat pada masyarakat Pakpak Bharat’ tegasnya.
Selain unsur kepemudaan yang dianggap penting, calon pemimpin yang akan menjadi penentu arah pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat dalam kurun lima tahun kedepan juga menurutnya harus memiliki kinerja yang sudah terbukti, sudah teruji dan mampu dibutkikan secara faktual. “Sudah terbukti, teruji dan dapat dibuktikan kinerja apa yang sudah dilakukan. Ini sangat penting karena kita tidak mau pemimpin kita yang seolah coba-coba” ungkapnya. Dikatakannya lagi bahwa dari enam kandidat pasangan Calon bupati dan Calon Wakil Bupati Pakpak Bharat Periode 2010-2015 menurutnya hanya Remigo Yolando Berutu, MBA yang memiliki latarbelakang yang jelas dan punya fakta dalam membangun kabupaten Pakpak Bharat dalam kapasitasnya sebagai Wakil Bupati Pakpak Bharat sebelumnya.
“Sektor pendidikan adalah menjadi bukti yang paling nyata yang telah ditunjukkan beliau sebagai dasar perubahan yang hendak dicapai. Dengan mencetak 600 lebih sarjana strata satu dengan program PSKGJ sedang diproses dan memasuki semester dua” ungkapnya menerangkan program pendidikan Guru Dalam Jabatan (PSKGJ) yang merupakan kerjasama Pemkab Pakpak Bharat dengan pihak UNIMED dalam penyelenggaraan perkuliahan di Pakpak Bharat bagi tenaga guru dan administrasi bidang pendidikan terhadap 600 lebih peserta calon sarjana. Selain itu dijelaskannya lagi bahwa sejak dua tahun lalu anggaran mencapai Millyaran Rupiah telah disalurkan berupa beasiswa bagi anak-anak lulusan SMA ke tingkat perguruan tinggi yang kesemuanya diperuntukkan meningkatkan SDM masyarakat Pakpak Bharat. Demikian juga pada sektor lain yang berhubungan langsung dengan kehidupa masyarakat Pakpak Bharat seperti kesehatan, infrastruktur dan lain-lain dinilai telah menunjukkan tingginya komitmen beliau dalam mengangkat harkat dan martabat masyarakat Pakpak Bharat. @

Ketua IKPPI Tanoh Manik: YANG LAYAK MEMIMPIN TANOH PAKPAK ADALAH PEMUDA DAN YANG TELAH BERBUAT

Ketua IKPPI Tanoh Manik:
YANG LAYAK MEMIMPIN TANOH PAKPAK ADALAH PEMUDA DAN YANG TELAH BERBUAT
GETA_PAKPAK.COM
IKPPI salah satu organisasi yang mengakar di Tanah Pakpak khususnya di Suak Simsim setelah beberapa waktu yang lalu Ketua umumnya angkat bicara di depan massa Jaringan Sindeka Elemen Pendukung Pasangan Remigo Yolando Berutu, MBA – Ir. Maju Ilyas Padang (RYB-Maju), kini Wilson Manik Ketua Ikatan Keluarga Pemuda Pakpak Indoesia untuk wilayah Tanoh Manik kembali angkat bicara mengenai kepemimpinan Kabupaten Pakpak Bharat untuk lima tahun mendatang. Kepada wartawan di Kecupak pada Selasa, 30/03 Wilson Manik mengatakan bahwa yang paling layak memimpin Kabupaten Pakpak Bharat yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan Tanoh Pakpak Suak Simsim saat ini adalah kaum Pemuda yang masih segar dan mantap dalam memimpin, bergerak dan lincah serta jeli dalam mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.
“Kita memiliki geografis yang sebahagian wilayah sulit dijangkau seperti Pagindar dan Sibongkaras, sehingga dibutuhkan fisik yang sehat dan sehat jasmani untuk menjangkau kepentingan yang dimaksud” tegasnya. Selain itu menurut Wilson Manik dengan ciri kepemudaan yang dimiliki sang pemimpin dimaksudkan sebagai simbol perubahan yang sangat dibutuhkan bagi Kabupaten Pakpak Bharat. “Kabupaten Pakpak Bharat butuh perubahan yang signifikan menyangkut fisik dan mental masyarakat. Fisik Pakpak Bharat harus dirubah dengan pembangunan infrastruktur dan mental masyarakatnya juga sebahagian besar harus dirubah dengan mental yang kokoh dalam meninggalkan semua keburukan dan kemiskinan yang selama ini melekat pada masyarakat Pakpak Bharat’ tegasnya.
Selain unsur kepemudaan yang dianggap penting, calon pemimpin yang akan menjadi penentu arah pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat dalam kurun lima tahun kedepan juga menurutnya harus memiliki kinerja yang sudah terbukti, sudah teruji dan mampu dibutkikan secara faktual. “Sudah terbukti, teruji dan dapat dibuktikan kinerja apa yang sudah dilakukan. Ini sangat penting karena kita tidak mau pemimpin kita yang seolah coba-coba” ungkapnya. Dikatakannya lagi bahwa dari enam kandidat pasangan Calon bupati dan Calon Wakil Bupati Pakpak Bharat Periode 2010-2015 menurutnya hanya Remigo Yolando Berutu, MBA yang memiliki latarbelakang yang jelas dan punya fakta dalam membangun kabupaten Pakpak Bharat dalam kapasitasnya sebagai Wakil Bupati Pakpak Bharat sebelumnya.
“Sektor pendidikan adalah menjadi bukti yang paling nyata yang telah ditunjukkan beliau sebagai dasar perubahan yang hendak dicapai. Dengan mencetak 600 lebih sarjana strata satu dengan program PSKGJ sedang diproses dan memasuki semester dua” ungkapnya menerangkan program pendidikan Guru Dalam Jabatan (PSKGJ) yang merupakan kerjasama Pemkab Pakpak Bharat dengan pihak UNIMED dalam penyelenggaraan perkuliahan di Pakpak Bharat bagi tenaga guru dan administrasi bidang pendidikan terhadap 600 lebih peserta calon sarjana. Selain itu dijelaskannya lagi bahwa sejak dua tahun lalu anggaran mencapai Millyaran Rupiah telah disalurkan berupa beasiswa bagi anak-anak lulusan SMA ke tingkat perguruan tinggi yang kesemuanya diperuntukkan meningkatkan SDM masyarakat Pakpak Bharat. Demikian juga pada sektor lain yang berhubungan langsung dengan kehidupa masyarakat Pakpak Bharat seperti kesehatan, infrastruktur dan lain-lain dinilai telah menunjukkan tingginya komitmen beliau dalam mengangkat harkat dan martabat masyarakat Pakpak Bharat. @

Sahat Manik: PEMUDA HARUS MAMPU TUNJUKKAN TEROBOSAN BARU MEMBANGUN PAKPAK BHARAT

Sahat Manik:
PEMUDA HARUS MAMPU TUNJUKKAN TEROBOSAN BARU MEMBANGUN PAKPAK BHARAT
GETA_PAKPAK.COM
Pemuda harus mampu tunjukkan berbagai terobosan baru dalam membangun Kabupaten Pakpak Bharat guna mempercepat laju pembangunan daerah yang semakin diperhadapkan dengan berbagai tantangan perkembangan zaman. Hal tersebut disampaikan Sahat Manik salah seorang tokoh pemuda Salak Pakpak Bharat kepada wartawan pada Senin, 29/03. Menurutnya membangun Pakpak Bharat memiliki berbagai kesulitan dan tantangan yang harus diretas, salah satunya dengan memunculkan berbagai ide dan terobosan baru yang disalurkan kepada Pemerintah daerah dan legislatif untuk dapat direalisasikan pada masa-masa mendatang.
“Apapun ceritanya kita harus mampu berdiri di kaki sendiri, Kabupaten Pakpak Bharat harus mandiri dan meninggalkan semua kelemahannya. Nah.. disini peran pemuda selaku kaum yang masih memiliki pemikiran yang segar dengan tingkat keberanian dalam mengambil keputusan yang cukup tinggi” tegasnya. Lebih jauh ia mengatakan bahwa tantangan yang paling besar yang dihadapi dalam membangun kabupaten Pakpak Bharat adalah SDM masyarakat yang minim, sehingga berbagai peluang dan kesempatan yang dimiliki daerah terpaksa harus lepas dengan masih lemahnya SDM masyarakat yang dimiliki putra-putri daerah.
Untuk tiu diharapkan peranserta dan keterlibatan kaum pemuda dalam berbagai pengambilan keputusan penting dalam membangun kabupaten Pakpak Bharat. “Kita sangat syukuri sejumlah kaum muda yang sudah terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Pakpak Bharat yang kita harapkan dapat memberikan warna tersendiri dalam membangun daerah kita seperti Bapak Toni berutu, Sonni berutu, Rencong Boangmanalu, Lukamn Padang dan lainnya. Inilah menjadi corong utama bagi para pemuda daam menyalurkan aspirasi” ungkapnya. Selain itu ia juga mengharapkan pada Pemilukada Pakpak Bharat yang akan segera berlangsung dapat berjalan dengan baik dan jauh dari bentuk perpecahan masyarakat sehingga pembangunan daerah dapat semakin ditingkatkan dengan prinsip bersama masyarakat membangun kampung halaman. @

MASYARAKAT PAKPAK BHARAT SIAP TERIMA HASIL PEMILUKADA 2010

MASYARAKAT PAKPAK BHARAT SIAP TERIMA HASIL PEMILUKADA 2010
GETA_PAKPAK.COM
Masyarakat Pakpak Bharat dinyatakan siap menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Pakpak Bharat Periode 2010-2015, selain kesiapan tersebut Barmike Manik, ST Sekjen Gerakan Pemilukada Pakpak Bharat Damai 2010 (Senin, 29/03) juga menyampaikan bahwa apapun nantinya keputusan yang dikeluarkan oleh pihak KPU menyangku seluruh tahapan Pemilukada sekaligus hasil akhir Pemilukada masyarakat Pakpak Bharat sudah siap menerima sekaligus mengawal pelaksanaan Pemilukada tersebut dengan sukses.
“Setelah kita lakukan peninjauan langsung dengan masyarakat Pakpak Bharat di Kecamatan dan di Desa-desa dalam beberapa minggu terakhir kita berpenadapat bahwa masyarakat Pakpak Bharat sudah siap melaksanakan Pemilukada Pakpak Bharat dengan damai dan siap menerima seluruh keputusan KPU Pakpak Bharat dan pihak-pihak terkait penyelenggara Pemilukada Pakpak Bharat. apapun hasil akhir nantinya masyarakat kita sudah siap menerima dan sekaligus mengawal seluruh tahapan Pemilukada Kabupaten Pakpak Bharat” ungkapnya.
Namun demikian Barmike Manik yang didampingi H. Berutu mengatakan bahwa seluruh tahapan pemilukada harus benar-benar dijalankan dengan sebaik-baiknya dan jauh dari bentuk kecurangan sehingga komitmen masyarakat tersebut dapat Benar-benar berjalan. “Jangan sampai masyarakat kita sudah siap malah penyelenggaranya yang tidak siap” ungkapnya sembari memberi senyuman. Lebih jauh disampaikannya bahwa pihaknya yang merupakan perwakilan dari pemuda-pemuda Pakpak Bharat akan terus melakukan upaya untuk terciptanya Pemilukada Kabupaten Pakpak Bharat dengan damai, jujur, adil dan bermartabat. “Kita akan terus kawal ini hingga selesai dan apapun hasilnya nanti itulah pilihan rakyat kita mari kita dukung dan ikuti” tegasnya. @

BARMIKE MANIK, ST SEKJEN GERAKAN PEMILUKADA PAKPAK BHARAT 2010 DAMAI

BARMIKE MANIK, ST SEKJEN GERAKAN PEMILUKADA PAKPAK BHARAT 2010 DAMAI

Penjual Kacang Goreng: “SAYA IKUT REMIGO BERUTU KARENA KELLENG ATENA BANGKU”

Penjual Kacang Goreng:
“SAYA IKUT REMIGO BERUTU KARENA KELLENG ATENA BANGKU”
GETA_PAKPAK.COM
Dukungan terhadap Remigo Yolando Berutu, MBA Calon Bupati Kabupaten Pakpak Bharat Periode 2010-2015 yang berpasangan dengan Ir. Maju Ilyas Padang terus mengalir, bukan hanya dari kelompok-kelompok masyarakat dan organisasi-organisasi namun secara pribadi dan keluarga-perkeluarga juga terus berdatangan menyampaikan dukungan dan komitmen memantapkan pencalonan beliau menjadi orang nomor satu di Kabupaten Pakpak Bharat. Derma Berutu salah seorang masyarakat kelas bawah yang sehari-harinya berjualan kacang goreng di Kota Salak sengaja berkunjung ke sekretariat Harian Perjuangan pada Senin, 29/03 untuk menyampaikan dukungannya kepada Remigo Yolando Berutu, MBA menjadi Calon Bupati Pakpak Bharat karena dianggap cukup sulit untuk menyampaikan langsung kepada Remigo Yolando Berutu, MBA oleh kesibukannya sebagai Wakil Bupati Pakpak Bharat saat ini.
“Saya bersama seluruh keluarga saya ikut Remigo (nama panggilan Remigo Yolando Berutu, MBA) dan akan memilih beliau karena kelleng atena bangku (Karena dia cinta saya)

DERMA BERUTU PERDEA KACANG SINAOK

DERMA BERUTU PERDEA KACANG SINAOK

” ungkapnya. Derma mengaku sudah pernah bertemu dengan Remigo Yolando Berutu, MBA ketika beliau langsung menemuinya di kawasan Mborgang Salak, selain itu ia juga pernah memberikan bantuan langsung kepada ibu Derma Boangmanalu yang kini sudah menjadi janda. “Yang saya tahu Pak Remigo adalah calon Bupati sekarang dan saya tidak perlu mengharapkan beliau kembali datang kepada saya atau Tim Suksesnya untuk mengajak saya memilih beliau, karena saya percaya dia. Lama Sebelum ia menjadi calon Bupati juga sudah pernah membantu saya dan giliran saya membantu dia” ungkap janda beranak dua itu.
Hal senada dikatakan oleh T. Br. Solin bahwa pencalonan Remigo Yolando Berutu, MBA sebagai Calon bupati Kabupaten Pakpak Bharat bukan semata-mata karena dukungan partai politik atau Jaringan Sindeka yang selama ini menjadi pendukung utamanya, namun jauh dibalik semuanya itu menurut ibu br. Solin dukungan kepada Remigo Yolando Berutu, MBA semakin menggelinding bagai bola salju yang terus semakin membesar mengingat apa yang telah dilakukan beliau kepada masyarakat Pakpak Bharat yang telah mengangkat harkat dan martabat masyarakat Pakpak Bharat.
Bukan hanya itu tokoh Pakpak yang dikenal dengan kedermawanannya kepada masyarakat Pakpak Bapak Drs. Valentin Berutu ayah kandung dari Remigo Yolando Berutu, MBA juga dinilai menjadi penentu kemenangan beliau nantinya. “Pak Remigo itu tidak akan mengetahui kedermawanan Bapaknya yang sejak dahulu telah dirasakan oleh masyarakat Pakpak dan ia melihat hasilnya pada saat kemenangan beliau nantinya dikumandangkan” ungkap K. Tumangger warga Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTU JULU). @

GEDUNG KANTOR BUPATI PAKPAK BHARAT BUTUH PERAWATAN

GEDUNG KANTOR BUPATI PAKPAK BHARAT BUTUH PERAWATAN
GETA_PAKPAK.COM
Gedung Kantor Bupati Kabupaten Pakpak Bharat butuh perawatan, pasalnya menurut pemantauan wartawan pada Senin, 29/03 kamar gedung utama perkantoran Bupati Pakpak Bharat tersebut terlihat sudah mengalami kerusakan. Pada kamar mandi Aula Sekda misalnya nampak pada lantai dua gedung yang menjadi atap ruangan tersebut sudah membusuk sehingga air yang mengendap pada ruangan tersebut terlihat dipenuhi bercak hitam bertanda lembab yang dikhawatirkan dapat mengakibatkan kerusakan yang lebih parah yang dimun gkinkan dapat ambruk.
Demikian halnya pada wajah kantor Bupati yang sebelumnya dihiasi dengan baliho ukiran pakpak kini sudah terlihat tersobek dan sebahagian besar sudah terlepas dari bagian gedung megah tersebut. Untuk itu diharapkan kepada Dinas/instansi terkait untuk dapat melakukan perbaikan dan perawatan terhadap gedung tersebut sehingga tercipta suasana yang nyaman, indah dan terpelihara. Selain itu pada kamar mandi gedung lain yang terdapat pada sekitar gedung utama perkantoran pemkab Pakpak Bharat juga diharapkan dapat diperlihara dengan menyalurkan air keseluruh kamar mandi tersebut. @

GEDUNG KANTOR BUPATI BUTUH PERAWATAN. Terlihat dalam gambar salah satu ruang kamar mandi pada Gedung Utama Kantor Bupati Pakpak Bharat yang sudah lapuk dan dipenuhi bercak hitam pertanda adanya air yang mengendap. Diharapkan kepada instansi terkait untuk segera melakukan perawatan. @

GEDUNG KANTOR BUPATI BUTUH PERAWATAN. Terlihat dalam gambar salah satu ruang kamar mandi pada Gedung Utama Kantor Bupati Pakpak Bharat yang sudah lapuk dan dipenuhi bercak hitam pertanda adanya air yang mengendap. Diharapkan kepada instansi terkait untuk segera melakukan perawatan. @

WAKIL KETUA PKK SUMUT KUNJUNGI DESA SALAK II PAKPAK BHARAT

WAKIL KETUA PKK SUMUT KUNJUNGI DESA SALAK II PAKPAK BHARAT
GETA_PAKPAK.COM
Wakil Ketua PKK Sumatera Utara (PKK) Ny. Sutias Handayani Gatot Pujo Satoso kunjungi Desa Salak II Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat. rombongan yang tiba sekitar pukul 10.00 WIB langsung diterima Wakil Bupati Kabupaten Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu, MBA yang didampingi Ny. Wakil Ketua PKK Kabupaten Pakpak Bharat bersama Ketua PKK Kabupaten Pakpak Bharat di kantor Kepala Desa Salak II Pasar Salak pada Senin, 29/03.
Dalam sambutannya Ny. Sutias Handayani Gatot Pujo Satoso setelah melakukan tegur sapa dengan seluruh peserta yang hadir mengungkapkan bahwa pihaknya siap membantu pelaksanaan setiap program PKK di Kabupaten Pakpak Bharat khususnya untuk Desa Salak II yang menjadi Desa Percontohan di Kabupaten Pakpak Bharat dimana di Desa Salak II yang menjadi Kepala Desa adalah Perempuan ibu Dine Durdiana Br. Padang yang merupakan satu-satunya Kepala Desa Perempuan di Kabupaten Pakpak Bharat. “Jangan meminta jadi juara jika desanya tetap begitu-begitu saja dan kalau mau jadi juara benahilah desanya dan kami akan siap membantu” ungkapnya.
Wakil Bupati Kabupaten Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu, MBA dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Ny. Sutias Handayani Gatot Pujo Satoso bersama rombongan yang telah datang ke Kabupaten Pakpak Bharat untuk meninjau Desa Percontohan Desa Salak II Salak Pakpak Bharat. ia berharap Kabupaten Pakpak Bharat dapat semakin meningkatkan kinerjanya sehingga kedepan bisa menjadi juara ditingkat Sumatera Utara. Hal yang sama diungkapkan oleh ibu Ketua PKK Kabupaten Pakpak Bharat History Berutu mengharapkan PKK Kabupaten Pakpak Bharat nantinya dapat menjadi juara ditingkat Sumatera Utara. @

WAKIL KETUA PKK SUMATERA UTARA (SUMUT) Kunjungi Desa Percontohan Desa Salak II Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat. Terlihat dalam gambar dari kiri Wakil Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu, MBA, Wakil Ketua PKK Kabupaten Pakpak Bharat Made Tirta Kusuma Dewi dan Wakil Ketua PKK SUMUT Ny. Sutias Handayani Gatot Pujo Satoso bersama rombongan ketika melakukan acara di Depan Kantor Kepala Desa Salak II Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat. @

WAKIL KETUA PKK SUMATERA UTARA (SUMUT) Kunjungi Desa Percontohan Desa Salak II Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat. Terlihat dalam gambar dari kiri Wakil Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu, MBA, Wakil Ketua PKK Kabupaten Pakpak Bharat Made Tirta Kusuma Dewi dan Wakil Ketua PKK SUMUT Ny. Sutias Handayani Gatot Pujo Satoso bersama rombongan ketika melakukan acara di Depan Kantor Kepala Desa Salak II Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat. @

Tokoh Adat Raiyun Anakampun: PEMILUKADA PAKPAK BHARAT BUKAN MEMILIH TOKOH ADAT TAPI PEMIMPIN PEMERINTAHAN

Tokoh Adat Raiyun Anakampun:
PEMILUKADA PAKPAK BHARAT BUKAN MEMILIH TOKOH ADAT TAPI PEMIMPIN PEMERINTAHAN
GETA_PAKPAK.COM
Pemilukada bukanlah memilih tokoh adat ataupun memilih tokoh masyarakat, tapi memilih pemimpin pemerintahan, memilih pemimpin yang mampu disegala bidang termasuk di dalamnya memahami tentang adat dan budaya itu sendiri. Hal tersebut dikatakan oleh Tokoh adat Pakpak dari Desa Rumerah Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTU JULU) Kabupaten Pakpak Bharat kepada wartawan di Rumerah pada 28/03. Anakampun menilai bahwa enam calon bupati Pakpak Bharat Periode 2010-2015 yang turut maju pada Pemilukada kali ini adalah putra-putri masyarakat Pakpak yang memiliki marga yang berbeda dan memiliki kemampuan adat-sitiadat yang berbeda pula.
Namun menurut Tokoh adat dari Desa Rumerah itu Pemilukada bukan untuk memilih tokoh adat maupun memilih berdasarkan pengetahuan adat istiadat Pakpak semata. “Kita sedang memilih pemimpin yang mampu disegala bidang. Sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi dan sosial budaya semuanya harus benar-benar dikuasai calon pemimpin dan yang paling penting adalah bagaimana ia mampu memberdayakan seluruh potensi orang dan alam yang kita miliki, itu yang paling penting” ungkapnya. Sehingga isu-isu yang mengangkat soal calon yang berlatarbelakang memiliki pengetahuan budaya dan adat istiadat menurut Anakampun tidaklah cukup.
“Nah.. pada saat hari pencoblosan nanti ingatlah yang perlu dipilih adalah calon pemimpin yang punya pengalaman membangun Pakpak Bharat. Siapa dia terserah kepada masyarakat kita” katanya. @

Tokoh Adat Raiyun Anakampun: PEMILUKADA PAKPAK BHARAT BUKAN MEMILIH TOKOH ADAT TAPI PEMIMPIN PEMERINTAHAN

Tokoh Adat Raiyun Anakampun:
PEMILUKADA PAKPAK BHARAT BUKAN MEMILIH TOKOH ADAT TAPI PEMIMPIN PEMERINTAHAN
GETA_PAKPAK.COM
Pemilukada bukanlah memilih tokoh adat ataupun memilih tokoh masyarakat, tapi memilih pemimpin pemerintahan, memilih pemimpin yang mampu disegala bidang termasuk di dalamnya memahami tentang adat dan budaya itu sendiri. Hal tersebut dikatakan oleh Tokoh adat Pakpak dari Desa Rumerah Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTU JULU) Kabupaten Pakpak Bharat kepada wartawan di Rumerah pada 28/03. Anakampun menilai bahwa enam calon bupati Pakpak Bharat Periode 2010-2015 yang turut maju pada Pemilukada kali ini adalah putra-putri masyarakat Pakpak yang memiliki marga yang berbeda dan memiliki kemampuan adat-sitiadat yang berbeda pula.
Namun menurut Tokoh adat dari Desa Rumerah itu Pemilukada bukan untuk memilih tokoh adat maupun memilih berdasarkan pengetahuan adat istiadat Pakpak semata. “Kita sedang memilih pemimpin yang mampu disegala bidang. Sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi dan sosial budaya semuanya harus benar-benar dikuasai calon pemimpin dan yang paling penting adalah bagaimana ia mampu memberdayakan seluruh potensi orang dan alam yang kita miliki, itu yang paling penting” ungkapnya. Sehingga isu-isu yang mengangkat soal calon yang berlatarbelakang memiliki pengetahuan budaya dan adat istiadat menurut Anakampun tidaklah cukup.
“Nah.. pada saat hari pencoblosan nanti ingatlah yang perlu dipilih adalah calon pemimpin yang punya pengalaman membangun Pakpak Bharat. Siapa dia terserah kepada masyarakat kita” katanya. @

PENYULUH PERTANIAN PAKPAK BHARAT BUTUHKAN PEMBEKALAN LEBIH BAIK

PENYULUH PERTANIAN PAKPAK BHARAT BUTUHKAN PEMBEKALAN LEBIH BAIK
GETA_PAKPAK.COM
Dalam rangka meningkatkan kinerja dan fungsi penyuluhan kepada warga petani Pakpak Bharat, para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dinilai masih sangat membutuhkan pembekalan yang lebih banyak untuk dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk meningkatkan produksi pertanian masyarakat itu sendiri. Hal tersebut dikatakan oleh pemerhati pembangunan sektor pertanian kabupaten Pakpak Bharat Nakkok Sinamo, ST kepada wartawan di Salak, pada Minggu 28/03 menanggapi dinamika pertanian masyarakat Pakpak Bharat yang dinilai masih memiliki tingkat pertumbuhan yang relatif rendah dibandingkan dengan nilai anggaran yang sudah disalurkan kepada sektor pertanian Kabupaten Pakpak Bharat dalam kurun waktu tujuh tahun pemekaran Kabupaten Pakpak Bharat.
Menurutnya anggaran pada sektor pertanian Pakpak Bharat jika dihitung dari tujuh tahun yang lalu dimekarkannya Kabupaten Pakpak Bharat dari Kabupaten induk Dairi sudah mencapai ratuasan Millyar Rupiah, namun tingkat pertumbuhan yang dialami masih relatif rendah. Untuk itu sebagai salah satu elemen pendukung dalam peningkatan produksi tani masyarakat Pakpak Bharat diharapkan peran PPL dapat semakin ditingkatkan dengan lebih memaksimalkan fungsi PPL itu sendiri. Dengan memberikan pembekalan yang lebih banyak serta melakukan penguatan terhadap para PPL menurut alumni Methodist Medan itu akan dimungkinkan meningkatkan laju pertumbuhan pertanian masyarakat Pakpak Bharat
PPL yang sebabahagian besar adalah warga Pakpak Bharat yang belum memiliki ilmu dan pengetahuan spesifikasi bidang pertanian diharapkan dapat lebih banyak mendapat kesempatan untuk melatih diri dan mendapatkan pengetahuan pertanian baik dari dalam maupun dari luar daerah dengan pelatihan, lokakarya maupun dengan studi banding yang dapat diperbanyak oleh instansi terkait sebagai salah satu kegiatan pada instansi tersebut. @

PARTAI PAN PAKPAK BHARAT SOLID PADA PEMILUKADA 2010

PARTAI PAN PAKPAK BHARAT SOLID PADA PEMILUKADA 2010

GETA_PAKPAK.COM
Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pakpak Bharat pada Pemilukada Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2010 dinyatakan solid. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris DPD PAN Kabupaten Pakpak Bharat Sahala Boangmanalu kepada wartawan di Salak pada Minggu, 28/03. Dalam keterangannya Boangmanalu mengatakan bahwa setelah melalui tahapan yang cukup panjang dan relatif sengit akhirnya Partai berlambang matahari terbit tersebut menentukan dukungannya kepada pasangan RYB-MAJU yang dianggap sebagai pasangan yang paling layak dan memiliki peluang paling besar untuk memenangkan Pemilukada Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2010 yang akan memilih Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Pakpak Bharat Periode 2010-2015.
“Hingga saat ini kita masih solid walaupun sebelumnya kita akui ada persaingan antar pasangan balon Bupati memperebutkan dukungan partai kita” ungkapnya. Dan sebagai tugas dan tanggungjawab selaku pengurus Partai Sahala mengharapkan kepada seluruh jajarannya mulai dari tingkat Kabupaten sampai ke tingkat terendah diharapkan tetap solid untuk memenangkan pasangan Remigo Yolando Berutu, MBA – Ir. Maju Ilyas Padang menjadi Bupati Kabupaten Pakpak Bharat Periode 2010-2015.
Menyangkut strategi pemenangan yang dilakukan pihaknya Sahala Boangmanalu mengaku telah menyusun langkah-langkah secara internal partai dengan memberikan instruksi formal kepada seluruh jajaran kepengurusan disamping secara informal kepengurusan di tingkat Kabupaten terus melakukan koordinasi kepada kepengurusan dibawahnya. “Yang paling penting adalah bagaimana kita mengerahkan seluruh potensi kepengurusan yang kita miliki untuk melakukan kerja-kerja pemenangan seperti yangd ilakukan pada Pemilu legislatif yang telah berhasil kita lakukan dengan mendudukkan satu orang kader partai ditingkat Kabupaten Pakpak Bharat menjadi anggota DPRD Kabupaten Pakpak Bharat” ungkapnya. @

Mulia Berutu: LEBIH PERCAYAKAN KEPEMIMPINAN PAKPAK BHARAT KEPADA KAUM PEMUDA

Mulia Berutu:
LEBIH PERCAYAKAN KEPEMIMPINAN PAKPAK BHARAT KEPADA KAUM PEMUDA
GETA_PAKPAK.COM
Kepemimpinan Kabupaten Pakpak Bharat segera akan ditentukan pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah (PEMILUKADA) Kabupaten Pakpak Bharat pada hari pencoblosan 12 Mei 2010 dengan enam pasangan calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang turut bersaing menjadi pemimpin nomor satu dan nomor dua pada Pemerintahan Kabupaten Pakpak Bharat. Mulia Berutu tokoh tertua di Desa Pardomuan Kuta Ujung Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTU JULU) Kabupaten Pakpak Bharat kepada wartawan pada Minggu, 28/03 bahwa pada prinsipnya kaum tua khususnya Bapak Mulia Berutu lebih mempercayakan kelanjutan pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat kepada para kum muda yang dianggap sebagai pelopor perubahan.
“Kami kaum tua lebih mempercayakan kepemimpinan Kabupaten Pakpak Bharat kepada para pemuda yang dapat bergerak lebih cepat, berani dan tegas” ungkapnya. Lebih lanjut dikatakannya bahwa momen Pemilukada Kabupaten Pakpak Bharat yang sudah diambang pintu itu mesti benar-benar dipersiapkan dengan matang sehingga dapat berlangsung dengan baik dengan terpilihnya pemimpin yang terbaik bagi masyarakat Pakpak Bharat. ia menilai bahwa dari sisi pemandangannya secara kasat mata kemantapan Remigo Yolando Berutu, MBA yang hingga saat ini masih menjadi Wakil Bupati merupakan salah satu calon pemimpin Pakpak Bharat yang tergolong paling muda dan telah memiliki pengalaman dalam membangun Kabupaten Pakpak Bharat.
“Semua calon yang naik saat ini semuanya baik dan putra-putri terbaik yang dimiliki oleh masyarakat Pakpak, namun masyarakat perlu memahami calon pemimpin mana yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Pakpak Bharat saat ini” ungkapnya lagi. Lebih gamblang ia menceritakan bahwa calon pemimpin Pakpak Bharat yang paling baik menurut kacamatanya adalah figur pemimpin yang sudah memiliki pengenalan yang jauh terhadap masyarakat Pakpak. “Mengenal Pakpak Bharat bukan berarti harus lahir di kabupaten Pakpak Bharat tapi calon pemimpin yang sudah pernah berbaur dan menjalankan sebuah agenda pembangunan di tengah-tengah masyarakat Pakpak Bharat” katanya. Kemudian masih menurut Berutu pasangan yang ideal untuk meningkatkan laju pembangunan Pakpak Bharat idealnya berlatarbelakang politisi maupun kalangan dunia usaha yang bergandengan dengan calon yang berlatarbelakang birokrasi. “Dengan demikian kedua pemimpin tersebut akan menguasai lobi dan strategi dalam membawa uang dari pusat yang disertai dengan tata pemerintahan yang kokoh pula” pungkasnya. @

MINYAK TANAH DI PAKPAK BHARAT LANGKA DAN MENGALAMI KENAIKAN HARGA

MINYAK TANAH DI PAKPAK BHARAT LANGKA DAN MENGALAMI KENAIKAN HARGA
GETA_PAKPAK.COM
Minyak tanah di kabupaten Pakpak Bharat mengalami kenaikan harga dan tergolong langka. Menurut informasi yang dihimpun dari sejumlah warga Kota Salak pada Minggu 28/03, sebelumnya harga minyak tanah dapat dibeli dengan mudah di warung-warung sekitar kota Salak dengan harga yang normal Rp. 10.000,-/liter, namun sejak sekitar dua hari terakhir harga minyak tanah tersebut mengalami kenaikan sekitar Rp. 2000,-/liter sehingga menjadi Rp. 12.000,-/liter. Bapak H. Berutu salah seorang warga Barisen Kecamatan Salak dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan bahwa ia membeli minyak tanah dengan per satu kaleng dengan harga per liter Rp. 12.000,-.
Hal yang sama dikatakan ibu S. br. Manik salah seorang ibu rumah tangga di kawasan Barisen mengatakan bahwa kenaikan harga tersebut diikuti dengan sulitnya mendapatkan minyak tanah. Ia berharap kondisi kelangkaan minyak tanah dan kenaikan harga tersebut tidak berlangsung lama sehingga ekonomi keluarga dapat berjalan dengan stabil. “Kami berharap kenaikan harga ini tidak berlangsung lama sehingga kebutuhan rutin rumah tangga dapat terpenuhi semua khususnya kebutuhan sekolah anak-anak” katanya. Selain itu diharapkan juga kepada pihak pengawas kelangkaan minyak dari pihak pemerintahd apat lebih proaktif dalam emngatasi kelangkaan minyak seperti yang terjadi saat ini. @

PEMKAB PAKPAK BHARAT DIMINTA TIDAK TERLENA DENGAN KEGIATAN PEMILUKADA 2010

PEMKAB PAKPAK BHARAT DIMINTA TIDAK TERLENA DENGAN KEGIATAN PEMILUKADA 2010
GETA_PAKPAK.COM
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat diminta tidak terlena dengan kegiatan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (PEMILUKADA) Kabupaten Pakpak Bharat. “Seluruh agenda pembangunan daerah raus tetap berjalan dengan baik dan jangan sampai terlena dengan kegiatan-kegiatan Pemilukada yang akhirnya dapat mengganggu pembangunan daerah” ungkap L. Munthe pemerhati pembangunan Pakpak Bharat, kepada wartawan di Salak pada, 28/03.
Menurutnya sejumlah agenda pembangunan daerah yang sudah ditetapkan pada Tahun Anggaran 2010 diharapkan dapat tetap dijalankan sesuai dengan aturan dan jadwal yang sudah dibuat. “Pemilukada sudah merupakan rutinitas bagi setiap daerah yang berlangsung sekali dalam lima tahun dan itu harus juga dilakukan. Tetapi kita berharap Pemilukada bukan sebagai penghalang berlangsungnya pembangunan walaupun segenap aparatur pemerintah khususnya Bupati, wakil Bupati dan Sekda beserta pihak legislatif memiliki keterlibatan yang cukup penting untuk kesuksesan Pemilukada itu sendiri” katanya. Lebih jauh Munthe juga mengatakan bahwa sekaitan dengan turutnya Wakil Bupati Pakpak Bharat saat ini sebagai salah satu Calon Bupati juga tidak menjadi salah satu penghambat.
“Bapak Bupati H. Makmur Berasa, SH harus mampu berdiri tegak menjaga nama baik Pemeirntah Pakpak Bharat untuk tidak condong kepada salah satu calon manapun bahkan kepada Remigo Yolando Berutu, MBA sekalipun” ungkapnya menerangkan. Bukan hanya itu ia juga menekankan pentingnya penguatan aparatur pemerintah dalam mensukseskan Pemilukada yang jauh dari kecurangan, penekanan serta netralnya seluruh aparatur pemerintah itu sendiri. @

PEMBUKAAN JALAN-JALAN BARU PERLU TINDAKLANJUT

PEMBUKAAN JALAN-JALAN BARU PERLU TINDAKLANJUT
GETA_PAKPAK.COM
Pembukaan jalan-jalan baru yang dilakukan leh pihak Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat disejumlah Desa di Kabupaten Pakpak Bharat membutuhkan tindaklanjut agar dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Pakpak Bharat dalam membongkar kantong-kantong produksi pertanian masyarakat yang selama ini menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan hasil produksi pertanian dari masyarakat Pakpak Bharat. hal tersebut dikatakan oleh W. Tumangger warga masyarakat Desa Cikaok Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTU JULU) Kabupaten Pakpak Bharat kepada wartawan di Cikaok pada Sabtu, 27/03 menanggapi banyaknya kegiatan pembangunan pembukaan jalan-jalan baru yang tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah sehingga seolah menjadi terlantar dan tidak dapat difungsikan oleh warga masyarakat Pakpak Bharat dalam meningkatkan hasil pertaniannya.
Menurut Tumangger pembangunan pada sektor infrastruktur di Kabupaten Pakpak Bharat diakui cukup signifikan khususnya dalam membuka jalan-jalan baru pada lahan-lahan yang selama ini menjadi lahan tidur di berbagai tempat ditingkat desa, namun jika pembukaan jalan-jalan baru tersebut tidak ditindaklanjuti dengan pembangunan peningkatan jalan maka jalan-jalan tersebut akan menjadi rusak terkikis erosi air atapun menjadi tertutup oleh rumput ilalang karena tidak dapat difungsikan secara maksimal. Pada pembukaan jalan di Desa Cikaok misalnya menurut Tumangger terdapat pembukaan jalan yang hingga saat ini tidak dapat ditindaklanjuti sehingga kini seolah menjadi terlantar dan mulai diselimuti rumput ilalang.
Bukan hanya di Cikaok, di kawasan Kecamatan Salak dan Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe dan bahkan di Pagindar juga banyak mengalami kejadian yang sama dimana pembukaan jalan dilakukan beberapa tahun yang lalu dan kini sudah menjadi saluran parit karena digerus air hujan yang berlangsung dari bulan ke bulan. @

PEMBUKAAN JALAN BARU PERLU DITINDAKLANJUTI. Terlihat dalam gambar salah satu pembukaan jalan baru yang dilakukan di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTU JULU) yang sudah dilakukan sejak dua tahun yang lalu yang tidak mendapat tindaklanjut diharapkan kepada dinas terkait untuk kembali memberikan perhatian untuk dilakukannya pembangunan peningkatan jalan di tahun-tahun mendatang. @

PEMBUKAAN JALAN BARU PERLU DITINDAKLANJUTI. Terlihat dalam gambar salah satu pembukaan jalan baru yang dilakukan di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTU JULU) yang sudah dilakukan sejak dua tahun yang lalu yang tidak mendapat tindaklanjut diharapkan kepada dinas terkait untuk kembali memberikan perhatian untuk dilakukannya pembangunan peningkatan jalan di tahun-tahun mendatang. @

BUPATI JANGAN BERMAIN API PADA PEMILUKADA PAKPAK BHARAT

BUPATI JANGAN BERMAIN API PADA PEMILUKADA PAKPAK BHARAT
GETA_PAKPAK.COM
Bupati Kabupaten Pakpak Bharat H. Makmur Berasa, SH diminta tidak bermain api pada Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Pakpak Bharat Periode 2010-2015. Hal tersebut disampaikan oleh Sondang Sinamo kepada wartawan di Salak pada Sabtu, 27/03 menanggapi seputar isu-isu yang menyebutkan Bupati Pakpak Bharat tidak konsekwen terhadap apa yang diungkapkannya dalam sebuah kesempatan apel pagi baru-baru ini terkait sikapnya netral dan PNS netral pada Pemilukada Pakpak Bharat 2010. “Kita minta Bupati H. Makmur Berasa, SH untuk tidak bermain api dengan mendukung salah satu calon, walaupun itu masih itu kita minta beliau bijak dan arif mengahiri jabatannya. Itu penting mengingat Wakil Bupati sekarang ikut menjadi salah satu Calon Bupati” tegasnya.
Lebih lanjut Sinamo mengatakan bahwa Pemilukada Kabupaten Pakpak Bharat hingga saat ini masih berjalan lancar dan berlangsung dengan baik, sehingga membutuhkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Pakpak Bharat khususnya kepada pihak Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat. demikian halnya dengan pihak-pihak penyelenggara Pemilukada untuk dapat lebih bekerja keras dalam mensukseskan Pemilukada kali ini. “Kita sedang memilih pemimpin kita pemimpin utama pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat dalam kurun waktu lima tahun kedepan, untuk itu jika kita benar-benar mencintai Pakpak Bharat mari kita jaga daerah kita ini sebaik-baiknya, jauhkan diri dari segala perpecahan” tegasnya.
Kembali menyangkut isu-isu ketidaknetralan Bupati H. Makmur Berasa, SH, bapak Sinamo menegaskan bahwa masyarakat Pakpak Bharat sudah memahami siapa dan bagaimana ia menentukan pilihannya sehingga siapapun yang hendak mencampuri keputusan masyarakat dalam menentukan pilihannya akan sia-sia. “Bupati sekalipun turun melakukan kampanye kepada masyarakat, masyarakat Pakpak Bharat sudah punya pilihan dan kita kembali meminta agar Bupati H. Makmur Berasa, SH benar-benar berlaku netral seperti yang sudah dikatakannya sebelumnya” ungkapnya. @

GEDUNG CATPIL PEMKAB PAKPAK BHARAT BUTUH PERHATIAN

GEDUNG CATPIL PEMKAB PAKPAK BHARAT BUTUH PERHATIAN
GETA_PAKPAK.COM
Gedung Catatan Sipil (Catpil) Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat membutuhkan perhatian, pasalnya gedung yang masih relatif baru dibangun. Menurut pemantauan wartawan pada 26/03 nampak pada gedung yang mengeluarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pakpak Bharat tersebut terdapat lobang-lobang pada asbes dengan ukuran yang cukup besar sehingga tampak sangat menyolok. Lobang-lobang tersebut bukan hanya terlihat pada ruang utama, namun pada bagian luar gedung yang dicat berwarna putih. Selain pada bagian asbes yang sudah mengalami kerusakan yang diperkirakan disebabkan oleh pengerjaan yang tidak berkwalitas pada dinding-dinding tembok gedung juga tampak retakan-retakan yang cukup banyak.
Menurut warga pengurus KTP yang sempat bertemu dengan wartawan mengaku khawatir jika suatu saat gedung tersebut akan ambruk dan mengakibatkan kerugian yang cukup besar. “Suatu saat gedung ini akan ambruk jika kondisi seperti saat ini tidak segera diperbaiki, bahkan akan menelan korban jiwa dan menghancurkan seluruh data yang ada di kantor ini” ungkap warga. Untuk itu diharapkan kepada Dinas Pekerjaan Umum Pemeirntah Kabupaten Pakpak Bharat untuk segera melakukan perbaikan dan perawatan terhadap gedung yang terletak di bagian barat kawasan perkantoran Pemkab Pakpak Bharat tersebut sebelum terjadinya kerusakan yang lebih parah. “Inilah salah satu bukti tidak kuatnya pengawasan yang dilakuakn oleh instansi terkait pada saat pembangunan gedung ini, dan bukan hanya gedung Catpil yang seperti ini, kita dapat lihat pada gedung Bappeda juga terdapat retakan-retakan dan bahkan di beberapa lantai gedung sudah ambruk. Ini perlu disegera diperbaiki dengan segera” ungkap S. Manik salah seorang aktivis LSM di Pakpak Bharat. @

GEDUNG CATPIL BOLONG-BOLONG. Beginilah kondisi gedung Catatan Sipil (Catpil) Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat yang memiliki sejumlah lobang pada bagian asbes serta retakan-retakan pada sejumlah dinding gedung yang sudah berlangsung sejak lama namun belum ada upaya perbaikan dari instansi terkait.@

GEDUNG CATPIL BOLONG-BOLONG. Beginilah kondisi gedung Catatan Sipil (Catpil) Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat yang memiliki sejumlah lobang pada bagian asbes serta retakan-retakan pada sejumlah dinding gedung yang sudah berlangsung sejak lama namun belum ada upaya perbaikan dari instansi terkait.@

JOTON BOANGMANALU RYB-Maju Solusi Masa Depan Pakpak Bharat

JOTON BOANGMANALU
RYB-Maju Solusi Masa Depan Pakpak Bharat
GETA_PAKPAK.COM
Dinamika pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat memiliki kecenderungan peningkatan, namun tingkat peningkatan tersebut masih tergolong lambat, sehingga membutuhkan upaya serius dalam menggenjot laju pembangunan itu sendiri. Joton Boangmanalu tokoh masyarakat Sitellu Tali Urang Jehe (STTU JEHE) Pakpak Bharat dalam keteranganya kepada wartawan di Sirpang jambu Kecamatan Siempat Rube pada Sabtu, 27/03 mengatakan bahwa meningkatkan signifikansi pembangunan Pakpak Bharat mensyaratkan keberanian dan kepemilikan wawasan yang luas dari sang pemimpin Pakpak Bharat. Hal tersebut dikatakannya menanggapi dinamika Pemilukada Pakpak Bharat yang semakin memanas menjelengan hari pelaksanaan pencoblosan pada 12 Mei 2010.
“Berbagai tantangan dan keterbatasan dalam meningkatkan laju pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat butuh solusi dan solusi itu yang sedang kita buat saat ini, masyarakat kita sedang diperhadapkan dengan pilihan-pilihan yang sulit. Disatu sisi masyarakat ingin Kabupaten Pakpak Bharat maju namun disisi lain masyarakat masih terkungkung dengan berbagai keterbatasan SDM dalam mencermati calon-calon pemimpinnya sehingga ada kecenderungan masyarakat akan memilih pimpinan yang memiliki bukti kerja” ungkapnya. Lebih jauh dijelaskannya para calon bupati dan calon wakil bupati Pakpak Bharat akan diperhadapkan dengan tingginya ongkos politik untuk pemenangan, sehingga calon Bupati dan calon Wakil Bupati Pakpak Bharat yang akan menjadi pilihan rakyat akan lebih berkriteria memiliki bukti kinerja yang sudah terlihat dan mampu secara finansial.
Dan ketika ditanya pasangan yang mampu seperti yang diungkapkannya Joton Boangmanalu secara diplomatis mengatakan “Kita bisa lihat sama-sama, siapa yang sudah memiliki pengabdian di Kabupaten Pakpak Bharat. Pada beberapa kali penerimaan CPNS di Pakpak Bharat misalnya pemimpin mana yang paling berhasil membina masyarakat Pakpak Bharat sehingga mampu meloloskan putra-putri daerah hingga 80%. Ini kan sudah jelas figur pemimpinnya, ya itu Bapak Remigo Yolando Berutu, MBA wakil Bupati kita sekrang. RYB-Maju adalah solusi bagi masa depan Pakpak Bharat” ungkapnya sembari mengeluarkan gelak tawanya. Dan sekaitan itu Joton Boangmanalu hanya mengatakan bahwa figur yang dia maksudkan tidak perlu terlalu digembar-gemborkan karena masyarakat itu sendiri sudah tahu apa-apa saja yang menjadi bukti kemampuan beliau dalam keemimpinannya sebagai Wakil Bupati Pakpak Bharat.
Namun dibalik semuanya itu Joton Boangmanalu berpesan kepada seluruh warga masyarakat Pakpak Bharat untuk tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan terlebih dalam menjalani seluruh tahapan Pemilukada yang akan terus semakin memanas hingga usainya pengumuman calon terpilih Bupati Pakpak Bharat Periode 2010-2015 nantinya. @

Permendagri No 74 Taun 2009 PEMKAB PAKPAK BHARAT MASUK 10 BESAR PENINGKATAN KINERJA

Permendagri No 74 Taun 2009
PEMKAB PAKPAK BHARAT MASUK 10 BESAR PENINGKATAN KINERJA
GETA_PAKPAK.COM
Berdasarkan laporan hasil Evaluasi peningatan kinerja Peyelenggaraan Pemerintah Daerah Propinsi, Babupaten dan kota tingkat Nasional tahun 2010 dengan mengacu pada laporan penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) sejak tahun 2007 secara nasional (desk evaluation), maka pemerintah kabupaten Pakpak Bharat Propinsi Sumatera Utara telah ditetapkan Pemerintah Pusat berada pada peringkat 19 (sembilan belas) terbaik secara nasional dari 92 kabupaten/ Kota pemekaran baru di seluruh Indonesia.hal
Sesuai dengan peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 74 tahun 2009 tetang pedoman pemberian Penghargaan Kepada Peyelenggara Pemerintah Daerah sebagaimana juga disampaikan oleh Kepala Bagian Perencanaan Sekretariat Ditjen Otonomi Daerah Ir. Togap Mangunsong, MSc pada pertemuan di kantor Gubernur Sumatera Utara baru-baru ini, bahwa kepada Kepala Daerah yang berprestasi, jasa Istimewa akan diberikan penghargaan berupa prasamnya purnakarnya Nungraha, insentif, bintang dan satya lencana serta penghargaa lainya.
Dengan prestasi peringkat atas yang berhasil diraih oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat di Propinsi Sumatera Utara, Bupati Pakpak Bharat H. Makmur Berasa, SH melalui Kabag Tata pemerintah sekretaris Daerah Kabupaten Pakpak Bharat Petrus Saragih. Memberikan penjelasan bahwa berdasarkan laporan hasil evaluasi pemeringkatan kinerja Pemerintah Pakpak Bharat secara nasional maka Kabupaten Pakpak Bharat Propinsi Sumatera Utara adalah peringkat 59 dari 405 Kabupaten dan Peringkat 19 dalam peringkat kabupaten Pemekaran yang ada. Hal tersebut menunjukkan kinerja Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat pada status tinggi.
“Kita tidak boleh cepat puas tetapi harus tetap berupanya membangun Pakpak Bharat kearah yang lebih baik terutama dalam penilaian tersebut. Wajib kita syukuri dan terus berjuang lebih baik lagi kata Bupati Pakpak Bharat, karena hal tersebut tidak akan terlepas dari hasil kerja keras seluruh aparatur Pemerintah, masyarakat dan seluruhstakeholder yang peduli pada pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat demi peningkatan kesejahteraan masyarakat” Ungkap Pak Saragih.
Dari unsur penilaian urusan wajib dan pilihan yang diberikan kepada daerah maka Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat berdasarkan Prestasi untuk urusan Kesehatanadalah urutan yang ke 8 (delapan) dari 305 Kabupaten secara Nasional, hal ini sebagai motivasi bagi satuan kinerja perangkat daerah lain untuk melakukan tugasyang ada pada SKPD masing-masing dan membuat data yang lengkap sebagai dasar penilaian yang dijadikan informasi melalui Laporan Peyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Kabupaten Pakpak Bharat, sebagai dasar Penilaian pemerintah Pusat.
Dalam keterangan pers Pemerintah Kabupetan Pakpak Bharat yang disamapaikan oleh Bupati Pakpak Bharat H. Makmur berasa SH. Yang didampingi oleh Wakil Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu, MBA dan sekretaris Daerah Kabupaten Pakpak Bharat Drs. Gandi wartha Manik Suara Pekerja Merdeka, ME dengan optimis sangat yakin mengharapkan bahwa prestasi yang diraih sekarang ini akan masih dapat ditingkatkan lebih baik demikian saran Pers Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat yang disamapaikan Konplek Perkantoran Panorama Indah Sindeka Salak, jmat 26 maret 2010. @

PEMBANGUNAN JEMBATAN LAE SRE TA 2009 TIDAK KUNJUNG DISELESAIKAN

PEMBANGUNAN JEMBATAN LAE SRE TA 2009 TIDAK KUNJUNG DISELESAIKAN
GETA_PAKPAK.COM
Pembangunan jembatan Lae Sre yang menyambungkan Jalan Negara Sumatera Utara – Nanggroe Aceh Darussalam dengan Dusun Lae Sre Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTU JEHE) Kabupaten Pakpak Bharat tidak kunjung diselesaikan oleh pihak rekanan. Pembangunan jembatan dengan nilai anggaran diperkirakan mencapai Millyaran Rupiah itu dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2009, namun disayangkan, oleh pihak rekanan pelaksana pekerjaan hingga saat ini pembangunan jembatan tersebut tidak kunjung diselesaikan dengan alasan yang tidak jelas.
Menurut pantauan wartawan pada Jumat, 26/03 tampak pembangunan jembatan masih berlangsung sekitar 40 % sehingga samasekali belum dapat digunakan oleh warga masyarakat Lae Sre untuk berlalu lintas. Sementara sebelumnya jembatan tersebut merupakan jembatan gantung yang sudah relatif lancar yang sudah dapat dilintasi dengan kendaraan roda dua. Warag sekitar yang sempat berbincang-bincang dengan wartawan mengaku kecewa dengan tidak diselesaikannya pekerjaan pembangunan jembatan tersebut, sementara warga yang tinggal di seberang sungai Lae Sre tersebut merupakan petani penghasil tanaman gambir, sawit dan tanaman lain yang selama ini mampu memproduksi hasil yang cukup besar.
Sekaitan itu diharapkan kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat segera melakukan upaya penekanan kepada pihak rekanan untuk segera melakukan penyelesaian pembangunan jembatan tersebut. @

JEMBATAN LAE SRE TAK KUNJUNG SELESAI. Jembatan Lae Sre yangs ejak lama sudah menjadi dambaan warga Lae Sre terpaksa harus bersabar menunggu penyelesaian jembatan yang sesuai dengan jadaw seharusnya sudah diselesaikan pada tahun anggaran 2009 itu. Seperti terlihat dalam gambar Jematan Lae Sre masih berkisar 40 % pengerjaan. @

JEMBATAN LAE SRE TAK KUNJUNG SELESAI. Jembatan Lae Sre yangs ejak lama sudah menjadi dambaan warga Lae Sre terpaksa harus bersabar menunggu penyelesaian jembatan yang sesuai dengan jadaw seharusnya sudah diselesaikan pada tahun anggaran 2009 itu. Seperti terlihat dalam gambar Jematan Lae Sre masih berkisar 40 % pengerjaan. @

KOLAM BBI YANG ROBOH AKHIRNYA DIPERBAIKI, BENIH IKAN MASIH NOL BESAR

KOLAM BBI CIKAOK ROBOH AKHIRNYA DIPERBAIKI. beginilah kondisi Kolam Balai benih Ikan (BBI) Cikaok yang dibangun sejak Tahun Anggaran 2007 yang diperkirakan telah menghabiskan anggaran Rp. 2 M lebih dengan hasil yang masih NOL BESAR. Bupati Pakpak Bharat diminta proaktif dan tidak saling lempar tanggungjawab. @

KOLAM BBI CIKAOK ROBOH AKHIRNYA DIPERBAIKI. beginilah kondisi Kolam Balai benih Ikan (BBI) Cikaok yang dibangun sejak Tahun Anggaran 2007 yang diperkirakan telah menghabiskan anggaran Rp. 2 M lebih dengan hasil yang masih NOL BESAR. Bupati Pakpak Bharat diminta proaktif dan tidak saling lempar tanggungjawab. @

KOLAM BBI YANG ROBOH AKHIRNYA DIPERBAIKI, BENIH IKAN MASIH NOL BESAR
• Diakhir Jabatan H. Makmur Berasa, SH Diharapkan Tidak Tinggalkan Borok
GETA_PAKPAK.COM
Kolam Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Cikaok yang roboh beberapa waktu yang lalu akhirnya mendapat perbaikan dari Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat. Sementara benih ikan yang selalu dijanjikan oleh Dinas Pertanian hingga saat ini masih nol besar. Wesrion Tumangger warga Desa Cikaok Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTU JULU) Kabupaten Pakpak Bharat kepada wartawan di Salak pada Jumat, 26/03 mengatakan bahwa sebaik apapun bangunan Kolam BBI jika tidak dibarengi dengan komitmen dari instansi terkait maka fasilitas pengembangan benih ikan tersebut akan tetap sia-sia dan hanya akan menjadi saluran pemborosan uang rakyat.
“Sejak tahun 2007 Kolam BBI Cikaok terus menjadi sorotan publik, bahkan pada sidang-sidang DPRD Pakpak Bharat juga permasalahan Kolam BBI selalu seperti tren untuk diperbincangkan, namun hasilnya tetap omong-kosong” ungkap Pak Tumangger. Bahkan pada proses pembangunan BBI tersebut juga telah meninggalkan borok dengan adanya tunggakan atas keterlambatan maupun denda keterlambatan pembangunan BBI serta adanya ketidaksesuaian penggunaan anggaran pada pembangunan sarana tersebut sebagaimana pada data BPKRI Cabang Medan. Namun lagi-lagi oknum pejabat yang menangani Balai Benih Ikan Cikaok tetap seperti batu karang ditengah laut. “Sepertinya Dinas Pertanian dengan para oknumnya kebal hukum. Tidak tersentuh, lihai dan mampu membela semua ketidak beresan pada pembangunan BBI Cikaok” ungkapnya menyesalkan.
Menurut pengakuan sejumlah wartawan Pakpak Bharat dalam beberapa kali mengkonfirmasi Bupati Pakpak Bharat H. Makmur Berasa, SH terkait keberadaan Kolam BBI seolah saling lempar tanggungjawab. “Silahkan ke dinas pertanian. Itu yang selalu kita dapatkan dari Pak Bupati” ungkap salah seorang wartawan ketika berbicara menyangkut sikap Bupati H. Makmur Berasa, SH kolam BBI. Sementara kilas balik pembangunan Kolam BBI Cikaok pada peresmian dan pengguntingan pita H. Makmur Berasa, SH selaku Bupati Pakpak Bharat secara resmi dan bangga membuka fasilitas pengembangan Balai Benih ikan yang diharapkan dapat membantu pengembangan perikanan di Kabupaten Pakpak Bharat tersebut.
Warga masyarakat Pakpak Bharat yang selama ini percaya dengan janji-janji pemberian benih ikan dari Dias Pertanian terpaksa sirna karena sejak tahun 2007 benih ikan tidak kunjung terlihat dari BBI Cikaok. Warga hanya berharap pada khir-akhir jabatan H. Makmur Berasa, SH sebagai Bupati Pakpak Bharat dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat Pakpak Bharat. tidak dengan meninggalkan borok seperti Balai Benih Ikan Cikaok yang setiap saat akan dapat menimbulkan kejenuhan dan kemarahan masyarakat Pakpak Bharat. @

GORONG-GORONG PEMBUKAAN JALAN SIMBERRUNA AMBRUK

GORONG-GORONG PEMBUKAAN JALAN SIMBERRUNA AMBRUK
GETA_PAKPAK.COM
Gorong-gorong pada pembukaan jalan Desa Simberruna Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTU JEHE) Kabupaten Pakpak Bharat ambruk. Diperkirakan ambruknya gorong-gorong pada kegiatan pembangunan pembukaan jalan baru tersebut disebabkan oleh kwalitas bahan yang digunakan oleh pihak rekanan sangat rendah, selain itu pada saat melakukan pemasangan juga diperkirakan dilakukan oleh pelaksana yang tidak kompeten sehingga posisi gorong-gorong tidak tepat sehingga ketika dilintasi kendaraan langsung mengalami keretakan bahkan langsung ambruk.
Terkait lemahnya kwalitas pekerjaan pembukaan jalan Simberruna tersebut, pemerhati pembangunan Pakpak Bharat K. Boangmanalu kepada wartawan di Salak pada, Jumat 26/03 mengatakan bahwa sejumlah kegiatan pembangunan yang memiliki kawlitas yang leha seharusnya secara lebih proaktif pihak Dinas Pekerjaan Umum melalui para pengawasnya melakukan peninjauan-peninjauan atas sejumlah kegiatan tersebut, sehingga ketika ditemukan kegiatan yang bermasalah dapat segera dilakukan perbaikan tanpa harus mendapat kritikan dan pengaduan dari masyarakat. Sementara menurut pantauan wartawan dilokasi tidak ditemukan adanya Plang Merek pekerjaan sehingga tidak dapat diketahui secara pasti nilai pekerjaan dan waktu pelaksanaan. @

GORONG-GORONG PEMBUKAAN JALAN SIMBERRUNA AMBRUK. Beginilah kondisi gorong-gorong yang ambruk pada pembukaan jalan Desa Simberruna Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTU JEHE) Kabupaten Pakpak Bharat. selain itu pada lokasi pembangunan juga tidak ditemukan adanya plang merek pekerjaan. @

GORONG-GORONG PEMBUKAAN JALAN SIMBERRUNA AMBRUK. Beginilah kondisi gorong-gorong yang ambruk pada pembukaan jalan Desa Simberruna Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTU JEHE) Kabupaten Pakpak Bharat. selain itu pada lokasi pembangunan juga tidak ditemukan adanya plang merek pekerjaan. @

PEMBANGUNAN SARANA AIR BERSIH KUTA TINGGI PERLU DITINJAU ULANG

PEMBANGUNAN SARANA AIR BERSIH KUTA TINGGI PERLU DITINJAU ULANG
GETA_PAKPAK.COM
Pembangunan sarana air bersih yang di lakukan di Desa Kuta Tinggi Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat perlu dilakukan peninjauan ulang oleh pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, pasalnya pembangunan sarana air bersih tersebut hingga saat ini belum dapat memberikan suplai air bersih kepada warga setempat. Menurut informasi yang dihimpun dari sejumlah warga Desa Kuta Tinggi pembangunan sarana air bersih tersebut dilakukan pada tahun anggaran 2009 dan dianggap sudah selesai dilakukan hingga pelaksanaan 100 %, namun ironisnya hingga saat ini sarana air bersih tersebut tidak dapat menghasilkan air kepada warga masyarakat setempat. (26/03).
Tidak diketahui secara pasti apa penyebab tidak berfungsinya sarana air bersih tersebut, namun menurut warga lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh pihak pengawas dari Dinas PU merupakan salah satu penyebab utama sehingga pengerjaan proyek tersebut dilakukan dengan asal-asalan oleh pihak rekanan. Warga yang sehari-harinya sangat membutuhkan air bersih di kawasan dataran tinggi tersebut hanya berharap agar Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk segera melakukan peninjauan kembali atas pembangunan sarana air bersih tersebut dan dalam waktu dekat segera melakukan perbaikan. @

SARANA AIR BERSIH KUTA TINGGI TIDAK BERFUNGSI. Inilah salah satu pipa yang terpampang di pinggiran jalan Desa Kuta Tinggi yang hingga saat ini tidak dapat memberikan suplai air bersih bagi warga setempat. Warga berharap Dinas terkait pada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat segera turun kembali ke lapangan dan melakukan peninjauan kembali atas pembangunan sarana tersebut. @

SARANA AIR BERSIH KUTA TINGGI TIDAK BERFUNGSI. Inilah salah satu pipa yang terpampang di pinggiran jalan Desa Kuta Tinggi yang hingga saat ini tidak dapat memberikan suplai air bersih bagi warga setempat. Warga berharap Dinas terkait pada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat segera turun kembali ke lapangan dan melakukan peninjauan kembali atas pembangunan sarana tersebut. @

PROFIL DAN VISI-MISI RYB – MAJU

PROFIL
CALON KEPALA DAERAH PAKPAK BHARAT
Remigo Yolando Berutu, MBA

1. Nama : Remigo Yolando Berutu, MBA
2. Tempat dan tanggal : Medan, 06 September 1969
lahir/umur 40 Tahun
3. Alamat tempat tinggal : Jl. Amborgang No. 1, Desa Salak II, Kec. Salak, Kab. Pakpak Bharat
4. Jenis kelamin : Laki-laki
5. Agama : Katholik
6. Status perkawinan : a. sudah
b. nama istri/suami : Made Tirta Kusuma Dewi
c. jumlah anak 2 (dua) orang : 1. Alexandra Mikayla Berutu
2. Roderigo Maharay Berutu
d. nama keluarga kandung : 1. Jenny R.L. Berutu, SH
2. Eddy K.A. Berutu
3. Makahelly Berutu
4. Muger Herry I. Berutu (Alm)
7. Pekerjaan : Wakil Bupati Pakpak Bharat
8. Riwayat pendidikan**) : a SD Maria Fatima di Jember, Tahun 1982
b. SMPK Maria Fatima di Jember, Tahun 1985
c. SMA N 5 di Bandung, Tahun 1988
d. Universitas Trisakti di Jakarta, Tahun 1995
e. La Trobe University di Melbourne, Australia, Tahun 2000
9. Riwayat organisasi ***) : a. OSIS SMAN 5, Bandung, 1987-1988
b. Senat FE Trisakti, Jakarta, 1990-1992
c. Financial Management Australian Association, Melbourne-Australia, 1999-2000
d. Ketua Dewan Penasehat Forum Komunikasi Umat Beragama Kab. Pakpak Bharat
e. Ketua DPC Partai Demokrat Pakpak Bharat Priode 2010-2011
10. Riwayat pekerjaan dan : Wakil Bupati Pakpak Bharat 2008-Agustus 2010
alamat pekerjaan
11. Lain-lain : -

PROFIL
CALON WAKIL KEPALA DAERAH KABUPATEN PAKPAK BHARAT
Ir. H. Maju Ilyas Padang

1. Nama : Ir. H. Maju Ilyas Padang
2. Tempat dan tanggal : Kuta Padang Desa Tambahan Kec. Siempat Nempu Hulu Kab. Dairi
lahir/umur 04 April 1951 / 59 Tahun;
3. Alamat tempat tinggal : Jl Sikadang Njandi Desa Boang Manalu Kec. Salak Kab. Pakpak Bharat
4. Jenis kelamin : Laki-laki
5. Agama : Islam
6. Status perkawinan : a. sudah
e. nama istri/suami : Hj. Idahliani Sagala
f. jumlah anak 5 orang.
g. nama keluarga kandung : 1. (Alm) Sanan Padang
2. Abdulah Padang
3. Rabumah Br Padang
4. Darman Padang
5. (Alm) Nurniah Br Padang
6. Syahriani Br Padang
7. Pekerjaan : Pensiunan PNS.
8. Riwayat pendidikan**) : a SD/SR Pangkirisan Kabupaten Dairi, Tahun 1963
h. SMP Negeri 2 Sidikalang Kabupaten Dairi, Tahun 1966
i. STM Negeri Medan Jurusan Kimia Medan , Tahun 1969
j. Perguruan Tinggi Fakultas Teknik Industri Universitas Sumatera Utara
9. Riwayat organisasi ***) : a. Wakil Ketua KNPI Dati II Karo
: b. Ketua umum IPHI Dati II Tapanuli Tengah
c. Pengurus Harian Golkar Propinsi Sumatera Utara
10. Riwayat pekerjaan dan : a. Kadis Perindustrian Kabupaten Karo
alamat pekerjaan b. Kadis Perindustrian Kabupaten Tapanuli Tengah
c. Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Dairi
d. Kakanwil Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Sumatera Utara
11. Lain-lain : -

VISI & MISI

REMIGO YOLANDO BERUTU, MBA
&
Ir. H. MAJU ILYAS PADANG

CALON BUPATI & CALON WAKIL BUPATI PAKPAK BHARAT
PERIODE 2010-2015

PENDAHULUAN
Pembangunan Daerah dalam era Desentralisasi dewasa ini pada dasarnya dilaksanakan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera yang berkeadilan, demokratis, berdaya saing dan maju. Oleh karena itu pembangunan masyarakat harus ditempatkan sebagai fokus utama dan sasaran akhir dari seluruh kegiatan pembangunan, baik melalui pemberian pelayanan dalam berbagai segi kehidupan seperti kesehatan, pendidikan, sosial dan ekonomi maupun dalam pembangunan fisik non fisik lainnya. Artinya, pada akhirnya keberhasilan pembangunan itu tidak semata-mata dilihat dari aspek pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi melainkan juga sejauh mana Pemerintah mampu menciptakan kondisi masyarakat hidup dengan layak dan mampu meningkatkan taraf hidupnya secara berkesinambungan.
Pembangunan Daerah sebagai bagian integral dari Pembangunan Nasional, secara khusus diarahkan untuk memacu pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan. Maka pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat diarahkan untuk mendorong prakarsa dan peran aktif masyarakat, serta pendayagunaan potensi daerah secara optimal dan terpadu guna mengaktualisasikan kebijakan otonomi yang lebih nyata dan bertanggungjawab.
Berdasarkan pengamatan cermat dan kalkulasi kami bahwa potensi Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Sosial lainnya termasuk sumber daya budaya Pakpak adalah sumber daya pembangunan yang berkemampuan sebagai faktor pendorong akselerasi gerak laju pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat. Dengan pengelolaan yang baik, efektif dan integral secara harmoni dari seluruh potensi sumber daya yang kami sebutkan diatas kami percaya dalam kurun waktu relatif tidak lama keinginan mensejahterakan masyarakat Pakpak Bharat akan menjadi kenyataan.
Untuk itu, tiada pilihan lain selain harus melaksanakan pembangunan dengan memanfaatkan potensial lokal seoptimal mungkin dengan kreatif, inovatif dan produktif dengan mendorong peran dan parrtisipasi masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat. Kecuali itu, didalam menyusun kebijakan pembangunan daerah ini akan memperhatikan potensi yang layak dikembangkan untuk menjadi sumber penghidupan masyarakat.
Berangkat dari latar belakang pemikiran seperti inilah, motivasi utama kami dengan keyakinan penuh dapat mewujudkannya dan sekaligus menjadi dasar utama kami untuk pengajuan kami sebagai calon Bupati dan calon Bupati dan Wakil Bupati Pakpak Bharat periode 2010-2015. Penyusunan Visi dan Misi adalah sebagai salah satu bahan untuk memenuhi persyaratan Calon Bupati dan Wakil Bupati dan juga sekaligus sebagai pertanggungjawaban moral dan konstitusional kami kepada masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat.

VISI
TERWUJUDNYA MASYARAKAT KABUPATEN PAKPAK BHARAT YANG SEJAHTERA SERTA KEPEMIMPINAN YANG ADIL DAN DEMOKRATIS DAN PEMERINTAHAN YANG PROFESIONAL YANG BERFOKUS KEPADA PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT, SUMBER DAYA MANUSIA (SDM), ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI, DENGAN MENJUNJUNG TINGGI NILAI BUDAYA PAKPAK DAN AGAMA.

Kepemimpinan yang adil dan demokratis, pemerintahan yang profesional dan masyarakat yang cerdas dimaksudkan bahwa diantara ketiga komponen strategis diupayakan sinergitas dan masing masing harus menyadari peran, hak dan kewajibannya secara proporsional dan harmoni. Ketiga komponen strategis tersebut harus dilandasi kesadaran kesetaraan dan berdiri pada posisi yang proporsional dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat yang nduma (Sejahtera).
Masyarakat yang nduma (sejahtera) adalah masyarakat yang kita cita-citakan bersama yaitu masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan hidup yang layak, baik dari sisi ekonomi, pendidikan, kesehatan dan kehidupan sosial lainnya.

MISI
Untuk mewujudkan visi dimaksud maka disusunlah misi sebagai berikut:
1. MEWUJUDKAN MASYARAKAT SEJAHTERA
Meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat melalui sektor pertanian, perikanan dan peternakan dengan pengelolaan sumber daya alam yang dimiliki melalui penyediaan sarana dan prasarana atau infrastruktur serta dukungan permodalan sehingga mampu menunjang kegiatan ekonomi masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan hidup yang layak dan merata. Sektor-sektor pendukung lainnya khususnya dalam bidang perdagangan dan industri menjadi penyokong utama, sehingga hasil-hasil produksi dari sektor utama dapat dipasarkan, diolah dan diproduksi didaerah ini. Menumbuhkan kekuatan ekonomi kerakyatan dengan dukungan penuh dari pemerintah baik berupa bimbingan, penguatan etos kerja bahkan bantuan permodalan dalam berbagai bentuk merupakan tanggungjawab yang mutlak dipenuhi. Dengan demikian upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera dapat di capai secara signifikan.
2. MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN YANG PROFESIONAL, EFISIEN, EFEKTIF, KREATIF, INOVATIF DAN FASILITATIF
Sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan merupakan salah satu penentu terciptanya pemerintahan yang bersih, efektif dan efisien. Pemerintahan yang bersih dan efisien akan menciptakan lingkungan yang memungkinkan usaha-usaha masyarakat tumbuh dan berkembang dan mendorong investor menanamkan investasinya. Untuk itu, aparatur yang tersedia akan dididik dan dikembangkan agar mampu menjaga profesionalitasnya dalam bekerja sesuai dengan bidang dan jabatannya. Mendorong dan meningkatkan kwalitas dan sistem pembinaan aparatur untuk mewujudkan pemerintahan yang tidak saja bersih dan bebas dari KKN, melainkan juga semakin profesional dan fasilitatif. Rasio aparatur dengan masyarakat di Kabupaten Pakpak Bharat yang mungkin belum terpenuhi secara ideal akan diatasi dengan peningkatan kwalitasnya, dengan standard kompetensi yang dipersyaratkan untuk menduduki jabatan-jabatan yang ada dalam struktur organisasi pemerintah Kabupaten Pakpak Baharat. Distribusi PNS akan lebih besar pada sektor pelayanan publik akan mendukung terpenuhinya persyaratan bagi tujuan pembangunan yakni mewujudkan masyarakat yang sejahtera.
Menanamkan kesadaran terhadap aparat pemerintahan akan perannya sebagai abdi masyarakat dengan menjalankan fungsi sebagai “sikadang jandhi” sehingga dapat memenuhi pelayanan yang prima terhadap masyarakat khususnya disektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan publik menjadi salah satu titik perhatian utama.
Mewujudkan perilaku aparat agar lebih bersifat melayani dan bukan dilayani. Dengan demikian maka roda perekonomian masyarakat dan aktifitas pembangunan lainnya dapat lebih bergairah dan terdorong kearah peningkatan dan kemajuan warganya.

3. PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PENINGKATAN KWALITAS PENDIDIKAN MASYARAKAT
Mewujudkan sumber daya manusia yang berkwalitas baik melalui peningkatan kwalitas pendidikan, pengembangan pendidikan non formal sehingga di peroleh generasi yang lebih berpendidikan tinggi serta masyarakat yang semakin terampil, kreatif, inovatif dan produktif serta terbangunnya etos kerja yang tinggi dan profesional.
Peningkatan kemampuan tenaga pendidik menjadi strategis karena akan dapat menghasilkan anak didik yang berkwalitas. Selain itu, anggaran beasiswa akan diperbesar dengan proporsional yang bertujuan agar dapat memberikan kesempatan yang lebih besar kepada masyarakat yang kemampuan keuangannya sangat terbatas agar dapat melanjutkan serta mengecap pendidikan sampai perguruan tinggi. Program ini diharapkan dapat menghasilkan sarjana-sarjana yang nantinya akan dengan semangat berpartisipasi dalam pembangunan daerah dan keluarga. Eskalasi tingkat partisipasi yang terus meningkat akan berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga/masyarakat.
4. MEMANTAPKAN NET WORKING DENGAN MENJALIN HUBUNGAN YANG DINAMIS (AKSESIBILITAS) DENGAN PEMERINTAH ATASAN DAN SELURUH DAERAH KHUSUSNYA YANG BERBATASAN LANGSUNG GUNA MEMBUKA KERJA SAMA YANG MENGUNTUNGKAN
Memanfaatkan seluas-luasnya posisi strategis dengan membuka seluruh akses yang potensial ke seluruh daerah kabupaten/kota yang berbatasan secara langsung dengan Kabupaten Pakpak Bharat. Beragam efek yang dapat diperoleh dengan kebijakan ini, seperti lancarnya arus barang dan jasa yang keluar dan masuk ke/dari kabupaten Pakpak Bharat yang secara langsung maupun tidak langsung akan membuka semua cakrawala bagi masyarakat. Interaksi masyarakat dengan dunia luar akan memberikan unsur pendidikan yang sangat tinggi maknanya sehingga secara alami akan membentuk jiwa dan karakter masyarakat yang kuat dan berdaya saing tinggi.
5. MENINGKATAN IKLIM KETERBUKAAN, ASPIRATIF DAN PARTISIPATIF
Kebijakan dan program pemerintah akan diupayakan lebih transparan, mampu mengakomodasi aspirasi yang berkembang dan memberikan ruang partisipasi yang semakin terbuka. Dengan kondisi demikian program yang dijalankan oleh pemerintah akan diterima dan didukung sepenuhnya oleh masyarakat. Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahnya menjadi faktor vital dalam berjalannya roda pemerintahan dengan segala program kerjanya sehingga akan tercipta iklim yang kondusif, hubungan sinergitas yang harmonis. Dengan itu maka kaitan dengan partisipasi juga dapat di harapkan tercipta.
6. MENINGKATAN SINERGITAS DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Kesadaran bersama akan ketertinggalan masyarakat Pakpak Bharat diberbagai sektor, membutuhkan komitmen bersama untuk dientaskan. Signergitas antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama sehingga setiap program pemberdayaan masyarakat menjadi semakin aplikatif dan akomodatif mendorong terwujudnya masyarakat yang sejahtera. Kelompok, perorangan maupun organisasi lokal khususnya yang berpijak pada budaya dan kearifan lokal Pakpak ikut bersinergi dan dikuatkan sehingga mampu memposisikan diri sebagai modal pembangunan. Menempatkan masyarakat sebagai subyek atau pelaku utama dalam proses pengelolaan pembangunan, selain menjadi obyek dalam proses pembangunan daerah.
7. MEWUJUDKAN KOMITMEN BERSAMA DALAM PENEGAKAN HUKUM SECARA KONSISTEN DAN KONSEKUEN
Mendorong penegakan hukum yang konsisten baik dari pemimpin, pemerintah maupun masyarakat guna mewujudkan rasa aman termasuk upaya memberantas KKN. Keamanan dan kenyamanan dalam interaksi sosial, iklim berusaha dan partisipasi sosial lainnya merupakan landasan utama dalam gerak roda pembangunan masyarakat. Setiap program khususnya yang terkait langsung dengan publik memerlukan pakta integritas dari masing-masing pengelola program pemerintah. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya prakter kolusi, korupsi dan nepotisme yang merugikan dalam setiap langkah kepemerintahan. Perwujudan pemerintahan yang good government dan good governance harus diaplikasikan oleh aparat pemerintah dan masyarakat setiap saat pada setiap program pembangunan.
8. MENINGKATKAN HUBUNGAN YANG DINAMIS DENGAN MASYARAKAT PAKPAK PERANTAU
Masyarakat perantau yang berasal dari Pakpak Bharat adalah merupakan bagian atau komponen yang tidak dapat diabaikan dalam mewujudkan program pembangunan menuju masyarakat yang nduma (sejahtera).
Akomodasi partisipasi perantau baik dalam upaya membangun mentalitas pembangunan yang baik di tengah masyarakat maupun sebagai salah satu donatur dalam mendukung kegiatan pembangunan akan dibangun melelui hubungan yang dinamis baik antar pemerintah dengan perantau maupun masyarakat Pakpak Bharat dengan perantauanya. Hubungan yang dinamis semacam ini belum pernah tercapai, diakibatkan oleh stagnasi komunikasi yang tercapai selama ini.
Sebagai bagian integral dari masyarakat Pakpak Bharat, masyarakat perantau harus di tempatkan pada posisi strategis, sehingga setiap permasalahan yang timbul ditengah-tengah masyarakat akan di komunikasikan secara terintegrasi baik pemerintah, masyarakat kabupaten maupun yang ada di perantauan. Hubungan yang saling mendukung dengan masukan dan kritisi konstruktif dari masyarakat perantau juga diharapakan menjadi media pengontrol yang efektif terhadap pemerintahan Kabupaten pakpak Bharat. Selain itu, modal wawasan yang lebih luas akan dimanfaatkan sebagai alat penting dalam membangun etos kerja yang baik bagi masyarakat di daeraha ini dan peningkatan kwalitas sumberdaya manusianya. Media cetak yang diterbitkan oleh komunitas Pakpak di perantauan diharapkan juga mampu menjadi alat perekat dengan membangun komunikasi yang dinamis melalui tulisan.

9. MENJADIKAN BUDAYA PAKPAK SEBAGAI LANDASAN DALAM KEBIJAKAN PUBLIK
Budaya, adat istiadat dan kearifan lokal pakpak perlu terus dikembangkan, dilestarikan dan diaktulisasi sebagai salah satu modal pembangunan. Program dan kebijakan pemerintahan sedaya mampu perlu dilandaskan pada akar budaya yang berkembang ditengah-tengah masyarakat. Selain itu sasaran pembangunan yakni terwujudnya masyarakat yang sejahtera haruslah tetap beradap dan berbudaya. Pluralisme lokal kita selama ini belum terakomodasi dengan baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, oleh karena itu di tuntut kemampuan untuk memanfaatkan kearifan lokal, inisiatif dan kreatifitas lokal dalampenyusunan kebijakan lokal terutama untuk pemanfaatan anggaran daerah.
Kelembagaan budaya dan adat perlu diperkuat agar mampu terlibat dalam kebijakan pemerintah. Menjadikan mahkamah adat, sebagai mitra komunikasi dan “zikarah” dari pemerintah, sebelum ada dan sesudah dikeluarkannya kebijakan yang berhubungan dengan publik terwujud dalam satu kerangka yang mengakar pada kultur masyarakat. Pembangunan, kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi serta derasnya arus informasi yang mengglobal akan dapat difilter sesuai dengan budaya dan kearifan lokal pakpak. Pembangunan diarahkan untuk mewujudkan masyarakat modern yang berbudaya.
10. MELAKUKAN TINDAKAN NYATA YANG KREATIF DAN INOVATIF DIDALAM MENGGALI SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH
Meningkatkan serta memperluas pajak dan retribusi sebagai pendapatan asli daerah (PAD) akan menjadi salah satu sasaran pokok dalam pemerintahan. Kemampuan daerah untuk membiayai pembangunan yang dananya berasal dari PAD akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi penilaian pemerintah pusat dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi pemerintah daerah untuk melakukan kegiatan pembangunan di berbagai sektor tanpa ketergantungan yang tinggi dari dana yang berasal dari pemerintah pusat.
Peninjauan tarif pajak dan retribusi agar lebih menarik bagi masyarakat akan dilakukan dengan filosofi sederhana yaitu murah dan banyak jauh lebih baik daripada mahal tapi sedikit. Serta melakukan terobosan-terobosan baru dalam mengawasi pungutan pajak dan retribusi pada masyarakat serta menggali potensi-potensi sumber PAD lainnya yang selama ini masih belum disentuh oleh pemerintah.

Dibuat oleh:

Remigo Yolando Berutu, MBA Ir. H. Maju Ilyas Padang

TIGA BIDANG PRIORITAS
1. BIDANG PERTANIAN
Sektor pertanian adalah merupakan salah satu agenda prioritas melihat struktur demografi dan bidang usaha masyarakat Pakpak Bharat yang bertumpu pada sektor ini. Mendorong dan mewujudkan pertanian masyarakat dengan mekanisasi, intensifikasi dan ekstensifikasi sehingga kapasitas produksi meningkat dan memiliki daya saing. Penggunaan bibit-bibit unggul yang dapat memberikan hasil yang maksimal kepada petani juga merupakan langkah yang tepat guna lebih memberikan kesempatan mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

2. BIDANG PENDIDIKAN
Ketertinggalan dalam berbagai sektor seperti simbiosis mutualis dengan keterbatasan sumber daya manusia yang berpendidikan dirasakan merupakan faktor penting dan utama. Alokasi anggaran yang memadai dengan memenuhi amanat UU, akan dititik beratkan kepada dengan menggali sumber-sumber lainnya harus menjadi komitmen pemerintahan.

3. BIDANG EKONOMI KERAKYATAN
Kegiatan ekonomi kerakyatan yang masih bertumpu pada sektor pertanian harus diimbangi pula dengan kegiatan ekonomi lainnya. Mendorong semakin terbukanya pemikiran masyarakat untuk bergerak dalam kegiatan ekonomi yang saling mendukung dengan sektor pertanian baik perdagangan maupun industri lainnya perlu ditumbuhkembangkan. Dengan demikian kegiatan ekonomi akan semakin variatif yang akan bermuara pada tumbuh dan berkembangnya kegiatan ekonomi masyarakat.
Penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat agar menjadi petani yang berjiwa wira usaha juga akan menjadi titik berat program agar masyarakat memiliki daya saing dan juang yang tinggi didalam mensejahterakan diri dan keluarga.

AGENDA PEMBANGUNAN
1. MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN YANG PROFESIONAL DAN FASILITATIF
Untuk mewujudkan pemerintahan yang profesional dan fasilitatif maka akan di lakukan program kerja sebagai berikut :
a. Penataan keorganisasian dengan tetap mengacu kepada peraturan perundang undangan yang ada.
b. Peningkatan kualitas aparatur melalui tugas belajar, pendidikan dan latihan (diklat), bimbingan teknis (bintek) berjenjang dan berkesinambungan baik dengan mengirimkan aparat keluar daerah maupun penyelenggaraan kegiatan di Kabupaten Pakpak Bharat.
c. Peningkatan kesejahteraan aparatur melalui penambahan penghasilan berupa tunjangan kerja berdasarkan volume dan prestasi kerja.
d. Penajaman sistem pelayanan yang lebih fasilitatif dengan melihat aspirasi masyarakat yang berkembang.
e. Pembangunan mentalitas selaku abdi masyarakat yang lebih bersifat melayani baik melalui peningkatan disiplin aparatur dalam melaksanakan tugas maupun apresiasi terhadap prestasi kerjanya dengan pemberian penghargaan.
f. Menciptakan kenyamanan dalam bekerja baik lewat penataan kantor dan sarana fisik lainnya maupun garansi penghargaan terhadap aparat yang berprestasi serta menghindari sejauh mungkin mutasi dan rotasi jabatan dalam jangka pendek dan tidak proporsional.
g. Pembinaan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa sebagai unsur pelayanan terdekat dengan masyarakat agar lebih mampu menyerap aspirasi masyarakat.
h. Menyusun penilaian yang lebih rasional dalam penerapan pendekatan reward and punishment serta menjaga sistem mobilitas (mutasi) baik secara horizontal maupun vertikal.

2. PENYEDIAAN KEBUTUHAN DASAR DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI RAKYAT
a. Mengadakan kerjasama dengan lembaga perguruan tinggi maupun lembaga representatif lainnya untuk menumbuhkembangkan etos kerja, profesionalitas kerja masyarakat dan menggali sumber-sumber pendapatan yang sesuai dengan kondisi lokal guna mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
b. Menumbuhkembangkan kegiatan pertanian yang berbasis budaya semisal, kemenyan, gambir, kopi, nilam dan lain-lain dengan upaya menjadikannya sebagai produk unggulan daerah yang mampu bersaing dipasaran lokal, nasional bahkan internasional.
c. Menata dan mengembangkan kegiatan ekonomi masyrakat yang mendukung sektor pertanian agar lebih kreatif dan dapat memutuskan mata rantai perdagangan yang seringkali mengakibatkan high cost economic
d. Mengupayakan perluasan lahan pertanian khususnya persawahan dalam rangka menindaklanjuti pembanguna irigasi yang telah menelan milyaran Rupiah, juga meningkatkan produksi padi guna menwujudkan Pakpak Bharat sebagai swasembada beras.
e. Meneruskan pembangunan sarana infrastruktur yang mendukung usaha pertanian khususnya ke lokasi-lokasi yang potensial.
f. Mengupayakan tersedianya permodalan masyarakat dengan menindaklanjuti Kredit Nduma Pakpak Bharat (KNPB) yang sudah berlangsung untuk mendukung permodalam masyarakat baik di sektor pertanian maupun dibidang ekonomi kerakyatan lainya.
g. Mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur yang masih terbuka dan menjadi lahan olahan dengankemudahan sertifikasi tanah dan pemberian bantuan berupa bibit, kompos maupun obat-obatan pertanian.
h. Pemberdayaan masyarakat dengan semakin memandirikan masyarakat melalui penciptaan iklim yang memungkian berkembangnya potensi daya yang dimiliki, memperkuat potensi yang dimiliki melalui pemberian batuan dana, pembanguna sarana, penelurusan pemasaran hasil produksi masyarakat danpembukaan akses kepada berbagai peluang yang ada.

3. MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG SEJAHTERA DIDUKUNG OLEH KOMITMEN BERSAMA DALAM PENEGAKAN HUKUM DAN KETERTIBAN SECARA KONSISTEN DAN KONSEKUEN
a. Mengupayakan terciptanya aturan hukum yang mengatur pelaksanaan program pemerintah baik itu peraturan daerah tentang transparansi dan akuntabel, kemudahan mengakses informasi pembangunan dan kebijakan pemerintah maupun peraturan yang lebih efektif terhadap kegiatan pelayanan publik semisal pelayanan perizinan.
b. Pembuatan pakta integritas dalam setiap gerak dan laju pembangunan dari aparat pengelola perizinan.
c. Mengefektifkan reward and punishment terhadap aparat pemerintah yang melakukan tindakan yang merugikan dan pelanggaran hukum administratif.
d. Mendukung aparat hukum dalam melakukan penyelidikan dan penegak hukum lainnya terhadap kasus-kasus pelanggaran hukum yang dilakukan oleh aparat pemerintah disemua level dan tingkatkan.

REMIGO YOLANDO BERUTU, MBA CALON BUPATI KABUPATEN PAKPAK BHARAT PERIODE 2010-2015

REMIGO YOLANDO BERUTU, MBA CALON BUPATI KABUPATEN PAKPAK BHARAT PERIODE 2010-2015

Ir. H. MAJU ILYAS PADANG

Ir. H. MAJU ILYAS PADANG

JANGAN LIBATKAN LEMBAGA KEAGAMAAN DALAM KEPENTINGAN PEMILUKADA PAKPAK BHARAT

JANGAN LIBATKAN LEMBAGA KEAGAMAAN DALAM KEPENTINGAN PEMILUKADA PAKPAK BHARAT
GETA_PAKPAK.COM
Lembaga keagamaan yang terdapat di Kabupaten Pakpak Bharat diharapkan tidak dicemarkan oleh kepentingan-kepentingan sesaat pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah (PEMILUKADA) Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2010. Hal tersebut disampaikan oleh pemerhati masyarakat Pakpak Bharat J. Berutu kepada wartawan pada Kamis, 25/03 menanggapi semakin memansnya suasana politik di tengah-tengah masyarakat Pakpak Bharat seiring dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pemilukada Pakpak Bharat dimana hari pencoblosan akan diselenggarakan pada tanggal 12 Mei 2010 diseluruh wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.
“kita sangat mengharapkan lembaga-lembaga keagamaan seperti gereja, Mesjid dan unsur-unsur keagamaan lain yang terdapat diwilayah Kabupaten Pakpak Bharat untuk tidak tercemar dengan kepentingan politik sesaat. Lembaga-lembaga keagamaan harus tetap berdiri tegak sebagai tonggak penyangga sumber pencerahaan dan kebenaran bagi seluruh komponen masyarakat dan secara khusus bagi para Calon dan Tim Sukses dari masing-masing Calon” ungkapnya. Selain itu ia juga mengatakan bahwa kedua belah pihak antara pihak lembaga keagamaan dan pihak calon untuk serta merta menjaga terciptanya persatuan dan kesatuan warga Pakpak Bharat sehingga masa depan masyarakat Pakpak Bharat khususnya dalam pembangunan mental dan spiritual dapat tetap dilakukan secara berkesinambungan. @

BELUM DIFUNGSIKAN, DINAMO PLTMH RESDES RAIB

BELUM DIFUNGSIKAN, DINAMO PLTMH RESDES RAIB
GETA_PAKPAK.COM
Belum juga pernah difungsikan oleh masyarakat, Pengakit Listrik Tenaga Mikro Hidrolik (PLTMH) yang di bangun di Desa Resdes Kecamatan Siempat Rube Kabupaten Pakpak Bharat kini Dinamo yang menjadi salah satu peralatan penting pada PLTMH tersebut raib entah kemana. Menurut informasi yang dihimpun dari warga setempat PLTMH Resdes yang selama ini sudah menjadi sorotan Publik kini semakin ramai dibicarakan karena raibnya salah satu komponen dari pembangkit listrik mini tersebut. Warga yang di temui wartawan di lokasi (24/03) tidak mengetahui kemana hilangnya peralatan yang dibangun pada tahun anggaran 2009 oleh Dinas Kehutanan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat itu.
Sementara Dinas Kehutanan Pakpak Bharat yang menjadi pemilik kegiatan hingga saat ini sulit ditemui wartawan sehingga informasi formal yang diharapkan sudah diberikan oleh pihak dinas Kehutanan samasekali tidak ada. Bahkan menurut sejumlah kalangan tidak berfungsinya PLTMH Desa Resdes tersebut berkaitan erat dengan Dinas Kehutanan Pakpak Bharat yang diduga kuat tidak mampu menyelesaikan seluruh tahapan pekerjaan pembangunan fasilitas yang baru pertama sekali dilakukan untuk penerangan listrik di kawasan tersebut. “Kita hanya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat khususnya dari pihak Dinas Kehutanan untuk membuka hati menyelesaikan seluruh kekurangan pada proyek tersebut. Jika pekerjaan tersebut tidak diselesaikan maka ini akan menjadi borok instansi tersebut dikemudian hari” ungkap PT salah seorang pemerhati pembangunan Pakpak Bharat.
Ukan hanya itu warga juga mengharapkan Bupati Kabupaten Pakpak Bharat H. Makmur Berasa, SH untuk segera turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan pada pekerjaan tersebut. “Kita berharap Bupati H. Makmur Berasa, SH tidak seolah lepas tangan. Ini masalah kepentingan rakyat yang harus segera diselesaikan dan sangan sampai menimbulkan kemarahan warga masyarakat” ungkap B. Manik aktivis salah satu LSM di Kabupaten Pakpak Bharat. @

Dinamo PLTMH Resdes Raib. Inilah dinamo PLTMH yang dibangun di Desa Resdes Kecamatan Siempat Rube yang sempat diabadikan oleh wartawan sebelum raibnya dari rumah-rumah dinamo pembangkit yang dibangun oleh Dinas Kehutanan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat pada Tahun Anggaran 2009. @

Dinamo PLTMH Resdes Raib. Inilah dinamo PLTMH yang dibangun di Desa Resdes Kecamatan Siempat Rube yang sempat diabadikan oleh wartawan sebelum raibnya dari rumah-rumah dinamo pembangkit yang dibangun oleh Dinas Kehutanan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat pada Tahun Anggaran 2009. @